Organisasi Wanita SaHati Suport Pencegahan Stunting di Minut
Connect with us

Minut

Organisasi Wanita SaHati Suport Pencegahan Stunting di Minut

Published

on

Ketua OW SaHati Sulut, Dra Femmy Pangkerego ME MPd

KlikMINUT – Organisasi Wanita(OW) SaHati(Satu Hati) Sulut sebagai organisasi yang eksis di bidang Sosial, Budaya dan Pendidikan ikut mendukung program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang dipimpin Bupati Joune Ganda(JG) dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung SH MH untuk mencegah dan menekan angka stunting (Kondisi tinggi badan anak yang lebih pendek dari anak seusianya) di Minut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua OW SaHati Sulut, Dra Femmy Pangkerego ME, MPD, disela acara Rembug Stunting Senin, (22/03/2021)  di Aula Kantor Bapelitbang.

Dikatakan Pangkerego, sebagai organisasi masyarakat yang beranggotakan para wanita, OW SaHati ikut peduli dan prihatin dengan fenomena kesehatan anak yang terjadi di Minut. Dimana menurut data dari Dinas Kesehatan Minut untuk tahun 2021 Minut memiliki 379 kasus stunting dan 145 potensi kasus stunting melalui ibu-ibu hamil.

“OW SaHati yang terdiri dari anggota usia produktif dan lanjut usia harus berperan dalam mencegah dan menanggulangi stunting, karena hal ini berkaitan erat dengan kehidupan  para wanita dimana para wanitalah yang memiliki organ reproduksi sekaligus paling banyak berkewajiban membesarkan balita mulai dari 0 sampai 1000 hari kehidupan,” ungkap Pangkerego yang diundang secara khusus oleh penyelenggara Rembug Stunting.

Ditambahkannya, OW SaHati akan ikut berperan mensosialisasikan pentingnya asupan gizi yang tepat terhadap ibu hamil dan balita.

“Terjadinya stunting akibat kondisi keterbatasan ekonomi keluarga yang bersangkutan, tetapi faktor yang paling berperan adalah tidakadanya pengetahuan para ibu didalam mencegah stunting tersebut. Dengan pengertian yang benar kiranya ibu-ibu di Minut dapat membebaskan anak-anaknya dari kasus stunting,” tukas Kadis Arsip dan Perustakaan Minut ini.

Dirinya berharap melalui program-program OW SaHati yang antara lain mengkampanyekan betapa pentingnya hidup sehat dengan pemberian asupan gizi yang tepat bagi ibu hamil dan balita dapat menurunkan angka stunting di Minut.

Pemkab Minut melalui Dinas Kesehatan telah menargetkan angka stunting pada tahun 2022 di Minut akan mencapai angka nol atau terbebas dari stunting.

Sementara itu, OW Sahati sendiri telah cukup lama berdiri, yaitu sejak 4 Juni 1928 yang berpusat di Jakarta  dan menjadi pemerhati Sosial Budaya dan Pendidikan terutama bagi para wanita. (Rubby Worek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending