Orang Hilang Tumaratas Dibawa Roh Halus Alam Gaib
Connect with us

Minahasa

Orang Hilang Tumaratas Dibawa Roh Halus Alam Gaib

Published

on

KlikMINAHASA – Pencarian orang hilang harus menemui jalan buntu. Pasalnya sejak hilang Selasa, (18/08/2020) lalu hingga, Selvy Pitong Wonte (60-an) Warga Desa Tumaratas Kecamatan Langowan Barat sampai saat ini belum ditemukan. Sebelumnya Pitong penyandang tuna grahita ini pamit kepada keluarga untuk pergi ke kebun Selasa (18/08/2020)sore, tapi hingga malam hari bahkan keesokan harinya dirinya tak kunjung pulang ke rumah. Warga-pun langsung melakukan pencarian, tapi tidak berhasil menemukan yang bersangkutan.

Di hari berikutnya pencarian kemudian melibatkan, Unit SAR Sulawesi Utara (USSU), bekerja sama dengan Kelompok Pencinta Alam (KPA) Ta’aretes, Palrangow dan kemudian menyusul Forum Komunikasi Pencinta Alam (FKPA) Sulut turun secara bergantian ke lokasi hilangnya Selvy.

Sejumlah titik telah di “sisir” dalam pencarian bahkan merambah hingga ke Desa Kayuuwi, karena  menurut pengakuan warga setempat sempat melihat Selvy berada di desa tersebut di tengah sawah. Tapi saat didekati sosok Selvy menghilang entah kemana. Pencarian tetap tidak membuahkan hasil. Hal tersebut membuat bingung para pencari yang sudah berusaha maksimal, baik dengan metode konvensional maupun menggunakan teknologi . Kontan hal ini membuat beberapa pencari berpendapat bahwa Selvy telah dibawa bahkan disembunyikan oleh roh halus alam gaib.

Ketua Tim USSU, Steven Malonda mengaku,  sesuai dengan kepercayaan masyarakat dan secara ilmu meta fisika hal tersebut bisa saja terjadi.

“Rano Telu adalah wilayah yang menjadi target pencarian yang kami lakukan hari ini, (Bersama dengan KPA Ta,arêtes dan Palrangow kami melakukan penyisiran di daerah tersebut. Di tempat ini merupakan pertemuan tiga sumber mata air, konon di tempat ini ada “kehidupan” alam gaib dan menjadi pintu keluar masuk roh halus. Di tempat ini pula sering terjadi peristiwa orang hilang,” tukas Malonda Rabu, (09/09/2020).

Sementara itu, FKPA Sulut yang dipimpin Nanfie Kowaas Tagah juga ikut menurunkan personil dalam melakukan pencarian orang hilang ini.

“Kami berusaha mensuport pencarian orang ini karena merupakan salah satu tujuan dari FKPA Sulut dalam misi kemanusiaan. Hari ini kami menemukan titik terang di lokasi dimana divisi SAR menemukan jejak botol milik korban, jadi pencarian akan tetap diteruskan. Semoga korban cepat ditemukan,” terang Tagah didampingi Sekretaris FKPA Alexander ‘Cule’ Daud.

Sedangkan tim relawan yang tergabung dalam KPA Palrangow dan Ta’aretes, Aca Tabalujan, Audy Wullur Wandi Oroh, Benix Mewengkang, Steven Sareseh sepakat untuk terus melakukan pencarian secara maksimal.

Terpisah Basarnas Manado melalui Humas Fery Arianto saat dihubungi mengaku  tidak menerima informasi orang hilang di Desa Tumaratas.

“Tidak ada laporan yang masuk baik di grup WA kami maupun laporan resmi dari pemerintah Desa Tumaratas. Apalagi ini sudah berjalan selama tiga minggu, jejak korban biasanya sulit ditemukan. Tapi kami siap menerima laporan dari pemerintah Desa Tumaratas, dan untuk tindakannya biar nanti pimpinan kami yang akan memutuskan,” tukas Arianto.

(Rubby Worek)

Advertisement

Trending