Besok Omron dan YJI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Manado
Connect with us

Kesehatan

Besok Omron dan YJI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Manado

Published

on

Omron Healthcare

KlikMANADO – Omron Healthcare Indonesia dan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) akan menggelar program edukasi kesehatan jantung dan pemeriksaan kesehatan gratis di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jumat (13/10/2017) besok.

 

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara peringatan Hari Jantung sedunia, yang diawali dengan selebrasi di Jakarta, 14 September 2017 lalu.

 

Sebagaimana rilis dari Omron Healthcare Indonesia yang diterima KlikNews pada Rabu (11/10/2017) malam, kegiatan itu akan dihadiri oleh ratusan warga Manado dan sekitarnya.

 

Yoshiaki Nishiyabu, Marketing Manager PT Omron Healthcare Indonesia mengungkapkan, pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan pengukuran berat badan.

 

“Pemeriksaan ini menggunakan alat-alat kesehatan digital Omron yang akurat, mudah digunakan serta dilengkapi dengan teknologi sensor canggih seperti HEM-7121 untuk mengukur tekanan darah dan HBF-214 untuk mengukur komposisi tubuh,” ujarnya.

 

Selain itu, rangkaian acara juga meliputi konsultasi dokter, senam jantung sehat, talk show tentang hidup sehat, dan permainan menarik.

 

Sekadar informasi, Omron Corporation adalah pemimpin global di bidang otomatisasi industri, yang didasari teknologi sensing and control + think.

 

Bisnis Omron mencakup bidang yang luas, mulai dari otomatisasi industri dan komponen elektronik, hingga komponen elektronik untuk otomotif, sistem infrastruktur sosial, alat-alat kesehatan, dan solusi lingkungan.

 

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1933, dan saat ini sudah memiliki 39.000 karyawan yang tersebar 110 negara untuk menyediakan produk dan layanan bagi pelanggan.

 

Adapun Yayasan Jantung Indonesia (Indonesian Heart Foundation) adalah lembaga nirlaba yang fokus kepada peningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan Penyakit Jantung dan Pembuluh darah melalui pemasyarakatan Panca Usaha Jantung Sehat.

 

Yayasan Jantung Indonesia berdiri pada 4 Oktober 1974 dengan nama Yayasan Jantung Indonesia Dewi Sartika, atas inisiatif lima kardiolog terkemuka di Indonesia, yaitu (alm) dr Sukaman, (alm) Loetfi Oesman, dr Lily Ismudiati Rilantono, dr Dede Kusmana, dan (alm) dr Boerman.

 

Yayasan ini menjadi anggota Federasi Jantung Sedunia pada tahun 1978 pada Kongres Federasi Jantung Sedunia di Tokyo, Jepang. Pada 9 November 1981, nama yayasan berubah menjadi Yayasan Jantung Indonesia seiring perkembangan kegiatan. Perubahan ini juga ditandai terbentuknya cabang-cabang yayasan di berbagai kota di Indonesia.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending