OD Konsisten Bangun Sulut
Connect with us

Headline

OD Konsisten Bangun Sulut

Published

on

Gubernur Sulut Olly

KlikSULUT – Olly Dondokambey (OD) tetap konsisten dalam menjaga komitmennya mewujudkan seluruh program pembangunan di Sulawesi Utara, sejak dilantik pada 12 Februari 2016 lalu.

 

Buktinya, kinerja dan berkarya bagi masyarakat Sulut terus ditunjukkannya, sebagai pengemban amanat, di berbagai bidang, hingga dua tahun kepemimpinannya sebagai gubernur.

 

Dalam urusan pariwisata, upaya pengembangan semakin diperlebar melalui promosi ke mancanegara dan keikutsertaan dalam berbagai pameran promosi, yang berdampak pada meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara.

 

Tercatat, di tahun 2017 jumlah wisatawan mancanegara mencapai 100ribu orang. Sedangkan wisatawan nusantara ada di angka 1.698.523 orang.

 

“Hal ini, memicu berkembangnya usaha sarana penunjang, seperti jumlah hotel berbintang mencapai 38 hotel, dan hotel non bintang mencapai 325 hotel,” ujar Dondokambey, Minggu (6/5/2018).

 

Dalam urusan penanaman modal, Dondokambey menerangkan, investasi PMA dan PMDN meningkat signifikan dibandingkan target RPJMD, yakni 346 proyek dengan nilai yang ditargetkan sebesar Rp2.500 miliar.

 

“Sedangkan dalam realisasi kita mampu mencetak angka spektakuler, yakni sebesar Rp7.935.940.139.000 atau mencapai 317,44% dari target,” bebernya.

 

Menurut dia, berkembangnya sektor pariwisata serta meningkatnya nilai investasi PMA dan PMDN berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Sulut.

 

Dondokambey menuturkan, perekonomian Sulawesi Utara tahun 2017 tumbuh sebesar 6,32%, atau meningkat sebesar 0,15% dibandingkan tahun 2016 yang berada pada poin 6,17%.

 

Angka kemiskinan juga mampu ditekan sebesar 0,3% dari angka 8,20% pada tahun 2016 menjadi 7,9% di tahun 2017, diikuti oleh angka pengangguran sebesar 6,20% di tahun 2016 berkurang menjadi 6,18% pada tahun 2017.

 

Untuk inflasi, turun dari 3,31% di tahun 2016, menjadi 2,44% di tahun 2017. Sebaliknya pada bidang investasi mengalami kenaikan signifikan dari 4,5 triliun di tahun 2016, naik menjadi 6 triliun pada tahun 2017.

 

Sementara itu, dalam bidang pendidikan, Dondokambey menyebutkan berbagai kemajuan dan prestasi yang telah dicapai.

 

“Di antaranya adalah angka Partisipasi Kasar (APK), untuk SD 106,09%, SMP 106.93% dan SMA 88,22%. Angka Partisipasi Murni (APM) SD 89,93%, SMP 76,19% dan SMA 61,97%. Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 7-12 tahun sebesar 98,12%, usia 13-15 tahun sebesar 88,50% dan usia 16-18 tahun sebesar 68,52%. Angka putus sekolah untuk tingkat SD 0,13%, SMP 0,37% dan SMA 0,08% serta SMK 0,40%,” terangnya.

 

Adapun Angka Melek Huruf sebesar 99,63%, atau mampu menekan angka buta huruf hingga titik 0,37%, dengan kontribusi rata-rata bersekolah mencapai 9,09 tahun dan tingkat kelulusan untuk SD mencapai 100% kelulusan, SMP 99,99%, SMA 99.97%, SMK 99,96%.

 

“Angka tersebut menjadi cerminan keberhasilan kinerja kita dalam aspek pemerataan dan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan,” ungkap Dondokambey.

 

Keberhasilan pembangunan ini, kata dia, membuat Sulut berhasil meraih sejumlah penghargaan dari pemerintah pusat atau pihak swasta.

 

Seperti penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (KIHAJAR) 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menunjukkan kepedulian dan komitmen terhadap pengembangan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) untuk dunia pendidikan dan kebudayaan dan penghargaan dari Kementerian PU-PR karena telah berkontribusi dalam memberikan kemudahan layanan perizinan dalam pembangunan perumahan.

 

Adapun penghargaan lainnya, yakni Penghargaan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) dari Kemendagri karena berhasil menjamin kebebasan hak sipil serta Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena berhasil menciptakan rekor sebagai sebagai gubernur pertama di Indonesia yang mengajar melalui siaran langsung ke siswa terbanyak.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending