Nikahsirri.com Diblokir Kementerian Kominfo. Ada Apa?
Connect with us

Headline

Nikahsirri.com Akhirnya Diblokir

Published

on

Nikahsirri.com

KlikMANADO – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali memblokir satu situs internet. Kali ini, yang diblokir adalah situs nikahsirri.com, yang dianggap telah membawa keresahan di masyarakat.

 

Keputusan pemblokiran tersebut dilakukan setelah Direktorat Jenderal (Ditjen) Aplikasi dan Informatika (Aptika) melakukan pendalaman terhadap laporan-laporan yang diberikan warganet.

 

Pemblokiran nikahsirri.com itu pun diumumkan via akun twitter resmi milik Kementerian Kominfo, Sabtu (23/9/2017), pukul 19.32 WIB.

 

 

Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa keresahan masyarakat atas kehadiran situs itu menjadi salah satu alasan pemblokiran.

 

Saat berita ini diturunkan, situs nikahsirri.com sudah tidak dapat diakses. Dalam layar hanya muncul sebuah tulisan yang menyatakan bahwa situs ini tidak dapat dijangkau.

 

Sebelumnya, keberadaan website ini dikecam oleh banyak pihak. Salah satunya adalah Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Dia menganggap situs nikahsirri.com bisa berpotensi menjadi praktik pelacuran terselubung dengan bermoduskan agama.

 

“Nikah siri kok dijadikan komoditas. Apalagi di dalam situs tersebut terang-terangan menyebutkan lelang keperawanan yang dipromosikan secara online,” ungkapnya, Jumat (23/9/2017).

 

Khofifah berpendapat, nikah siri bertentangan dengan UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, yang menyebutkan bahwa perkawinan harus dicatat negara.

 

“Nikah di bawah tangan atau nikah siri adalah pernikahan yang dilakukan di luar pengawasan petugas pencatat nikah dan sudah pasti tidak tercatat di KUA,” imbuhnya

 

Dia pun mengaku heran dengan hadirnya situs itu. Apalagi, pada laman beranda disebutkan, program nikah siri bisa menambah pemasukan finansial sebuah keluarga miskin untuk selanjutnya jadi modal usaha.

 

Dalam situs itu ditulis bahwa modal yang didapat dianggap akan mampu menciptakan banyak pengusaha UMKM baru, sehingga roda perekonomian nasional bisa bergerak lebih cepat.

 

“Menikah bukan untuk mencari keuntungan, apalagi di situs tersebut ditulis bahwa nikah siri dan lelang keperawanan adalah dimaksudkan untuk mengentaskan kemiskinan. Nikah untuk mencari ketenangan dan ketenteraman,” tegas Khofifah.

 

Khofifah mengungkapkan, selain merendahkan martabat kaum perempuan lantaran secara seksual dieksploitasi, pelacuran juga akan menimbulkan rentetan permasalahan lain yang cukup pelik.

 

Diantaranya perdagangan orang, penyakit HIV/AIDS, perceraian, anak terlantar, dan lainnya. “Bukannya menjadikan Indonesia sejahtera. Sebaliknya semakin membuat kehidupan masyarakat Indonesia porak-poranda,” ujarnya.

 

(Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending