Miliki Senjata Api, Pria Asal Philipina Ditangkap di Perairan Talaud
Connect with us

Headline

Miliki Senjata Api, Pria Asal Philipina Ditangkap di Perairan Talaud

Published

on

Senjata Api Ilegal

KlikTOMOHON – Unit Resmob Polres Tomohon yang dipimpin Aiptu Bobby Rengkuan berhasil menangkap RQG alias Bobong, yang merupakan warga asal Philipina, dan langsung digiring ke Markas Polres Tomohon, Rabu (30/8/2017).

 

Pria yang saat ini beralamat di Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, Manado ini ditangkap atas dugaan kepemilikan senjata api ilegal jenis Revolver Kaliber 38. Menurut informasi kepolisian, sebelum berdiam diri di Manado, Bobong memiliki alamat di Said Kalupang Jendral Santos City Philipina.

 

Aiptu Bobby mengungkapkan, penangkapan tersebut berawal dari informasi yang diperoleh Tim Resmob Polres Tomohon di Desa Teling, Kecamatan Tombariri, Minahasa, pada Juli 2017 lalu. Informasi itu menyebutkan, ada seorang pria warga negara Philipina sementara tinggal di desa tersebut dan menguasai senjata api ilegal.
Senjata api ilegal

Tersangka bersama Tim Resmob Polres Tomohon. (Foto: Humas Polres Tomohon)

 

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, Tim Resmob menemukan satu pucuk senjata api jenis Revolver kaliber 38 bersama 2 dua butir amunisi. “Barang tersebut diakui dikuasai dan dibawa oleh lelaki Ramli Quines Garcia alias Bobong alias Ramli dari Philipina masuk ke Indonesia,” beber Aiptu Bobby.

 

Selanjutnya, kasus ditangani Satreskrim Polres Tomohon. Tim Resmob pun mengembangkan informasi yang diperoleh dari Desa Teling dan mencari bahan keterangan di Kelurahan Tuminting, Manado.

 

“Tidak hanya itu, tim kemudian melakukan penyamaran untuk naik di kapal ikan menuju perairan Kabupaten Talaud, dengan arah 132 mil ke arah Pulau Kalimantan, dan berhasil mengamankan tersangka di atas rakit tempat penangkapan ikan,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kapolres Tomohon AKBP IK Agus Kusmayadi mengapresiasi upaya Unit Resmob Polres Tomohon, yang telah berhasil menangkap Bobong. “Yang telah melakukan perjalanan panjang sampai beberapa pulau dilewati, kemudian membawa hasil,” tandasnya.

 

(Tim)

Advertisement

Trending