Mereka Ini Akan Jadi Prioritas Ikut Rekrutmen PPPK Pemkab Minahasa Tahun Ini
Connect with us

Humaniora

Mereka Ini Akan Jadi Prioritas Ikut Rekrutmen PPPK Pemkab Minahasa Tahun Ini

Published

on

KlikMINAHASA – Kabar gembira bagi para peserta seleksi CPNS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa yang dinyatakan tidak lulus pada seleksi tahun 2013 lalu.

Bagaimana tidak, sebagaimana rilis yang diterima KlikNews dari Humas Pemkab Minahasa, Bupati Minahasa Royke Oktavian Roring mengungkapkan, mereka menjadi prioritas untuk mengikuti seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dalam Perjanjian Kontrak (PPPK) Pemkab Minahasa, yang akan dilaksanakan tahun 2019 ini.


Hal itu dikatakan Roring usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dalam rangka sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK dan Rencana Pengadaan PPPK tahap 1 tahun 2019, di Swiss Bell Hotel Harbour Bay Batam, Rabu (23/1/2019) kemarin.


“Mereka yang akan diprioritaskan yakni bagi yang tidak lulus seleksi tahun 2013 berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), terlebih khusus yang punya keahlian bidang, berpengalaman dan profesional yang disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan Anjab, ANPBK di setiap SKPD,” ujarnya, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa Melky Rumate.


Sedangkan untuk klasifikasi, lanju dia, diprioritaskan bagi guru S1 NUPTK atau NPK yang masih aktif di sekolah negeri, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian. “Pada prinsipnya untuk PPPK statusnya disamakan dengan ASN. Jadi ada penilaian kinerja, cuti, dan penegakan disiplin,” jelas Roring.


Adapun soal proses rekrutmen PPPK di Kabupaten Minahasa, menurut Roring, nantinya akan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah. “Yang pasti teknis perekrutannya harus ikut semua aturan yang disyaratkan pihak Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” terang orang nomor satu di Minahasa ini.


Dia pun mengungkapkan bahwa pendaftaran calon PPPK tahap pertama tahun ini akan menggunakan portal pendaftaran, sebagaimana sistem seleksi CPNS. “Sedangkan seleksinya akan menerapkan sistem CAT (Computer Asisted Test). Ini berlaku untuk semua daerah termasuk di Kabupaten Minahasa,” pungkasnya.


Sekadar informasi, dalam Rakornas yang berlangsung di Batam itu, teknis rekrutmen PPPK di seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia disosialisasikan secara terperinci oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).


Menpan-RB Syafruddin saat membuka Rakornas tersebut berharap, pemerintah di seluruh kabupaten dan kota bisa memahami proses rekrutmen PPPK. “Jangan sampai ada informasi perihal rekrutmen PPPK yang membingungkan masyarakat,” tegasnya.


“Jadi usahakan agar informasi rekrutmen utuh sampai ke telinga masyarakat tidak setengah-setengah. Karena sebelumnya ada pernyataan yang malah menyerang presiden. Padahal Rakornas belum dimulai,” kata Syafruddin.


Sementara Ketua Panitia Rakornas Sosialisasi PP Nomor 49 tahun 2018 Dwi Wahyu Atmaji berharap, kegiatan tersebut bisa mendinamisasikan penyelenggaraan pemerintah. “Selain itu untuk menyosialisasikan aturan baru perihal teknis penerapan rekrutmen PPPK,” ujarnya.


(Raynold Loing)

Advertisement

Trending