Menpar: Sulut Akan Jadi Destinasi Utama Pariwisata Kelas Dunia
Connect with us

Ekobis

Menpar: Sulut Akan Jadi Destinasi Utama Pariwisata Kelas Dunia

Published

on

KlikSULUT – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meyakini bahwa Sulawesi Utara (Sulut) nantinya akan menjadi destinasi utama pariwisata kelas dunia.

 

Hal itu diungkapkan Yahya kepada sejumlah awak media, usai menghadiri peresmian pembukaan MarkPlus Center for Tourisme and Hospitality Cabang Manado, di Rumah Alam Manado, Selasa (11/12/2018).

 

Menurut dia, keyakinan tersebut muncul bukan tanpa alasan. “Karena memang kenyataannya sudah begitu. Terutama hal terkait dengan wisata bahari tahun 2018, ketiga-tiganya juara itu dari Sulut, yakni dari Pulau Siladen, Pulau Bunaken, dan Pulau Lembeh,” terangnya.

 

“Hanya di strip satu dari negara lain, namun saya lupa negaranya. Tapi poinnya adalah di sini (Sulut) merupakan salah satu tempat terindah di Indonesia,” katanya.

 

Selain itu, lanjut dia, pertumbuhan pariwisata untuk wisatawan mancanegara merupakan yang tertinggi di Indonesia, sesuai data yang didapat pada tahun 2017 terhadap 2016, yang naik 100 persen.

 

“Dari 40ribu menjadi 79ribu, hampir 100 sekarang tahun ini. Terima kasih untuk pak Olly, target 100ribu sudah tercapai, dan sampai dengan Oktober sudah sampai 109ribu dan diharapkan untuk tahun ini bisa mencapai 130 sampai 140ribu,” beber Yahya.

 

Dia menambahkan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Minahasa Utara diharapkan bisa mempercepat pembangunan. “Mengapa cepat, karena dalam KEK itu ada beberapa keuntungan,” ujar Arif.

 

“Yang pertama penyediaan infrastuktur dan yuliditas dasar dari pemerintah seperti jalan, air, listrik, dan internet itu disediakan oleh pemerintah,” bebernya.

 

“Yang kedua ada insentif fiskal dari pajak dan lain sebagainya dipermudah. Dan yang ketiga ini paling menarik, yakni Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sehingga jika ada orang yang ingin membangun itu cepat sekali, tidak harus ke dinas ini, dinas itu,” pungkasnya.

 

Terpantau, acara tersebut juga dihadiri oleh stakeholder Pariwisata Manado dan Sulawesi Utara, Komunitas Gerakan Pesona Indonesia (Genpi), Putri Pariwisata 2018 dan Nyong dan Noni Sulut 2018.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending