Mencium Wajah Bayi Ternyata Bisa Sebabkan Iritasi
Connect with us

Catatan Publik

Mencium Wajah Bayi Ternyata Bisa Sebabkan Iritasi

Published

on

APAKAH ada di antara bunda yang sering mencium bayi atau membiarkan bayinya dihujani ciuman orang lain? Lain kali, cobalah lebih waspada, karena sangat berbahaya bagi si kecil dan dapat membuat wajahnya iritasi. Pasti bunda bertanya-tanya, kenapa mencium area wajah bayi bisa menyebabkan iritasi? Mari simak penjelasannya.

Iritasi adalah alergi kulit karena sensitif bersentuhan dengan bahan kimia, sehingga menempel pada kulit tersebut. Kulit bayi masih sangat sensitif, bahkan imunitasnya masih berkembang dan belum kuat untuk menahan virus yang masuk. Kekebalan tubuh bayi masih rentan terserang virus, karena belum mampu menghasilkan kekebalan tubuh sendiri. Makanya bayi masih tergantung pada ASI bunda.

Penyebab Iritasi Kulit Pada Bayi

Contohnya, ketika bunda baru melahirkan, pastinya ada saudara-saudara atau kerabat-kerabat ingin menengok si kecil yang sudah lahir. Biasanya ibu-ibu sering mengenakan make-up atau riasan-riasan lengkap. Bayangkan saja lipstik ibu-ibu itu kemudian menempel pada wajah si kecil.

Selain itu, ada penyebab lainnya. Yaitu ketika bayi berumur 6 bulan hingga 2 tahun yang hanya mengonsumsi ASI atau susu formula. Lewat ciuman bibir atau air liur orang dewasa akan menempel ke mulut si kecil  tersebut.

Apa yang akan terjadi? Kulit bayi sangat sensitif juga kekebalan tubuh si kecil masih lemah. Reaksinya pasti bisa terjadi karena ada benda asing, terutama berbahan kimia yang menempel di bibir atau pipimya, dan juga partikel makanan bisa membuat si kecil  belum siap menerima asupan makanan tersebut. Sehingga, banyak virus yang sangat cepat menyebar lewat mulut.

Apalagi si kecil belum mampu melawan virus tersebut dan pastinya si kecil bisa terkena virus Herpes Simplex, yaitu penyakit kulit yang dihubungkan dengan cacar air, gejala luka pada bagian wajah. Pastinya semua bunda tidak menginginkan pipi si kecil yang lembut dan menggemaskan itu terlihat kemerah-merahan.

Gejala Iritasi pada Kulit Bayi

  • Gatal. Kulit yang terkena ruam akan terasa gatal.
  • Kondisi kulit merah hingga menjadi kemerahan.
  • Kemudian kulit terasa tebal dan juga kasar.
  • Gejala yang lainnya ialah luka lepuh pada kulit,
  • dan yang terakhir adanya infeksi pada area yang terkena alergi.
  • mudah rewel karena tidak nyaman

Cara Mengatasi

Iritasi kulit pada bayi bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Tentu, untuk mengetahui mana cara yang paling tepat, bunda harus paham dulu apa penyebab iritasi pada si kecil. Kemudian hindari penyebab atau pemicu yang menimbulkan reaksi kulit kemerahan tersebut. Misalnya, hindarilah mencium bayi atau membiarkan bayi dicium orang lain. Hal ini bertujuan menjaga kesehatan si kecil. Jika ingin menyentuh bayi, pastikan sudah mencuci tangan hingga bersih dengan air, sebelum memegang dan menggendongnya. Selain itu, jangan lupa memeriksakan kesehatannya secara rutin ke dokter anak.

Jadi, untuk para bunda, ingatlah bahwa rasa sayang dan gemes itu tidak hanya disalurkan lewat mencium pada daerah wajah apalagi mulutnya. Tapi lindungilah si kecil dengan balutan hangat, untuk mencegah virus yang akan datang, sehingga membuat rasa aman dan nyaman kepada si kecil.

(*)

Penulis adalah Mahasiswa Semester 4 Prodi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Katolik De La Salle Manado

Advertisement

Trending