Menanti Langkah Politik Parpol Berbasis Umat Islam Menghadapi Pilkada Manado

Menanti Langkah Politik Parpol Berbasis Umat Islam Menghadapi Pilkada Manado
Ilustrasi. (Sumber: Sindonews)

PEMILIHAN kepala daerah (Pilkada) Kota Manado tahun 2020 sepertinya menjadi sangat seksi. Lihat saja, pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota yang dibuka berbagai partai politik (parpol) di Manado telah diikuti banyak figur.


Dari figur-figur yang ada, tokoh Muslim Kota Manado yang ikut tampil juga terhitung lumayan banyak. Sebut saja Ketua PW NU Sulut Hi Ulyas Taha, Korwil Sulawesi dan Maluku Syarikat Islam (SI) Hi Abid Takalamingan, Ketua Umum SI Sulut Hi Mahmud Turuis, birokrat senior Hi Abubakar Idrus, Ketua DMI Manado Hi Ayub Albugis, dan Ketua DPW PKS Sulut Syarifudin Saafa.


Ada juga dari kalangan muda yang cukup dikenal masyarakat muslim Manado, seperti Franco Medjaja Kusumah (Enda Ungu), Ketua BM PAN Sulut Faisal Salim, Ketua Komunitas Masyarakat Ekonomi Lemah (Komel) Irwan Pakaya.


Kehebohan Pilkada Manado 2020 ini juga tampak dari geliat politik tiga parpol berbasis umat Islam (PKS, PPP, dan PAN), yang sempat mewacanakan Koalisi Keummatan. Sempat menghebohkan selama beberapa hari, tapi kini wacana ini seperti tak lagi kesampaian.


Sebenarnya, jika melihat perolehan kursi DPRD Manado, PKS dan PAN khususnya, memiliki kekuatan dan peluang mumpuni untuk bisa mengajukan calon kepala daerah. PKS dengan dua kursinya dan empat kursi PAN tentu mampu membuat partai lain berhitung keras, apalagi jika keduanya berkoalisi. Dengan kata lain, seharusnya PAN dan PKS menjadi sangat “mahal”.


Parpol-parpol ini, kami yakini, pasti enggan hanya menjadi figuran dalam Pilkada Manado 2020 nanti, dengan status sebagai parpol pendukung saja. Bisa dibayangkan, efeknya kepercayaan umat Islam akan ikut turun terhadap parpol ini pada Pemilu berikutnya.


Makanya, langkah dan strategi parpol berbasis umat Islam menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk ditunggu. Apakah parpol-parpol ini akan merapat ke parpol peraih suara terbanyak pada Pemilu legislatif ataukah membangun koalisi baru alias koalisi keummatan. Kita tunggu saja.


(Sahril Kadir)

Baca Juga :  Papan Pengumuman CPNS Pemkot Manado 'Diserbu' Warga
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply