Maruah Golkar dan DPR RI Rontok
Connect with us

Humaniora

Maruah Golkar dan DPR RI Rontok

Published

on

Maruah

KlikMANADO – Maruah Partai Golkar dan DPR RI dinilai ikut rontok pascapenahanan Setya Novanto. Hal itu diungkapkan pengamat pemerintahan Unsrat Manado, Mahyudin Damis, Senin (20/11/2017).

 

Untuk memulihkannya, kata dia, Badan Kehormatan Dewan DPR RI maupun Partai Golkar harus segera mengambil langkah cepat untuk menggantikan Setnov dari jabatan Ktua DPR RI dan Ketua Umum Partai Golkar.

 

Fungsionaris dan kader Partai Golkar harus segera membumikan kembali suatu puisi yang kini menjadi Prosa. “Suara Golkar Suara Rakyat, Suara Rakyat Suara Golkar” harus segera diaktualisasikan oleh para kadernya.

 

Dia berpendapat, alotnya proses hukum hingga ditahannya Setnov oleh KPK telah membuat publik lelah menonton “drama politik hukum” yang tidak memberikan pendidikan politik kepada publik.

 

Sementara itu, pengamat politik Unsrat Ferry Liando mengatakan, jika mengikuti hukum normatif, harusnya Partai Golkar tetap menunggu kepastian hukum sebelum mengambil keputusan mengganti Setnov.

 

“Di Internal Golkar pasti ada aturan yang mengikat mengapa perlu penggantian pimpinan. Bila tersangkut kasus hukum, keputusan baru bisa diambil manakala telah memiliki dasar berkekuatan hukum tetap,” jelasnya.

 

Di sisi lain, dia menilai, secara politis Golkar harus mengambil sikap tegas. “Jika tidak maka akan sangat berbahaya bagi parpol ini. Tahun 2018 akan dilaksanakan Pilkada. Parpol-parpol lain telah siap berkompetisi sementara Partai Golkar masih sibuk mengurus kasus hukum ketua umumnya. Golkar harus cepat mengambil langkah. Kalau tidak maka akan ditinggal pemilihnya,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending