Mantan Ketua DPRD Kota Malang Ditahan KPK
Connect with us

Headline

Mantan Ketua DPRD Kota Malang Ditahan KPK

Published

on

Kota Malang

KlikJAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap mantan Ketua DPRD Kota Malang periode 2014-2019, MAW, di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur, sejak Kamis (2/11/2017) kemarin.

 

Sebagaimana rilis KPK, penahanan tersebut dilakukan untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015. “Penahanan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini (kemarin),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

 

Sebelumnya, KPK telah menetapkan MAW sebagai tersangka karena diduga menerima hadiah dari Kepala Dinas PUPPB Pemkot Malang tahun 2015.

 

Hadiah tersebut diduga diberikan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya terhadap pembahasan APBD-P Pemkot Malang tahun 2015.

 

Selain itu, MAW juga menjadi tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah adari Komisaris PT ENK terkait pengganggaran kembali proyek pembangunan Jembatan Kedungkandang dalam APBD Pemkot Malang tahun 2016 pada tahun 2015, dengan total anggaran Rp98 miliar, yang dikerjakan secara multi years tahun 2016-2018.

 

MAW disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

 

(Tim)

Advertisement

Trending