Astaga! Manado Fiesta Diserang Berita Hoax
Connect with us

Hukrim

Manado Fiesta Diserang Berita Hoax

Published

on

Diserang Berita Hoax

KlikMANADO – Penyelenggara event akbar Manado Fiesta 2017 terus mendapat serangan dari pihak-pihak tak bertanggung jawab. Bahkan terakhir, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado disebut telah ikut diserang dengan berita hoax.

 

Kabar hoax itu memuat tentang jumlah anggaran yang dianggarkan untuk Manado Fiesta 2017. “Saat ini, beredar kabar bohong atau berita Hoax di media sosial (medsos) bahwa Pemkot Manado telah menganggarkan Rp200 Miliar untuk kegiatan Manado Fiesta 2017,” ujar Kepala Bagian Humas dan Pemerintahan Setda Kota Manado Steven Runtuwene, dalam rilis yang diterima Senin (4/9/2017) dini hari.

 

“Dalam berita tersebut menyebutkan dana APBD Perubahan bertambah Rp200 Miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk Kota Manado tahun 2017 sebesar Rp1,4 Triliun,” terangnya.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Rum Usulu menegaskan, berita yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoax.

 

Menurut dia, dana untuk kegiatan Manado Fiesta yang tertata dalam APBD 2017 sebesar Rp7 Miliar, dan ditambah Rp4 Miliar lebih pada APBD Perubahan. Jadi total anggaran Manado Fiesta hanya sebesar Rp 12 Miliar lebih.

 

“Dana Manado Fiesta 2017 yang benar tertata di APBD induk 2017 yakni 7 Miliar lebih, dan untuk APBD Perubahan hanya 4 Miliar lebih. Jadi tidak benar dana Manado Fiesta sampai angka 200 Miliar. Berita di medsos itu berita bohong alias Hoax,” beber Usulu.

 

Dia mengungkapkan, tambahan dana pada APBD tahun 2017 ini berjumlah Rp200 miliar. Namun, kata dia, dana tersebut untuk membiayai program kerja masing-masing perangkat daerah.

 

“Sekali lagi dari tambahan dana 200 Miliar, untuk mendukung sukses iven pariwisata Manado Fiesta 2017 dianggarkan hanya Rp12 miliar lebih. Dana lainnya untuk membiayai program pembangunan di Kota Manado. Kan hajatan akbar Manado Fiesta hanya 10 hari yakni dari tanggal 1 sampai 10 September, masakkan dananya mencapai Rp200 miliar tak masuk akal,” tegasnya.

 

Dia pun meminta aparat keamanan menelusuri dan ikut membantu menemukan pelaku penyebar berita hoax itu. “Jangan sampai masyarakat salah menanggapi yang pada akhirnya merugikan kepentingan umum. Mari kita lawan berita hoax dan berita bohong yang menyesatkan dan bersifat fitnah terhadap pemerintah Kota Manado, karena tidak sesuai kenyataan yang ada. Pada akhirnya merugikan masyarakat itu sendiri, silahkan aparat menyelidiki siapa pelaku pertama yang menyebarkan kabar dusta itu,” pungkasnya.

 

(Ayi)

Advertisement

Trending