Manado Fiesta 2018 Mulai Disiapkan
Connect with us

Humaniora

Manado Fiesta 2018 Mulai Disiapkan

Published

on

Manado Fiesta 2018

KlikMANADO – Persiapan untuk menggelar Manado Fiesta 2018 sudah dimulai. Bahkan Senin (2/10/2017) kemarin, Dinas Kominfo Manado sudah menggelar Aanweijzing Sayembara Desain Acara dan Kegiatan, di Ruang Cerdas Command Center.

 

Pelaksanaan Aanweijzing dihadiri perwakilan peserta, dan tim juri yang terdiri dari Ketua Manado Tourism Board (MTB) Grace Tielman, Pejabat Sayembara Erick Billy Telew, Pakar Sosial Budaya Maria Heny Pratiknjo, Ketua Panitia Pelaksana Paula Lalamentik, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas KomInfo.

 

Dalam tahapan penjelasan, perwakilan peserta meminta agar waktu pemasukan dokumen sayembara diperpanjang. Sebab, mereka harus membuat presentasi tampilan tiga dimensi.

 

Ketua MTB Grace Tielman dan Pakar Sosial Budaya Maria menyatakan persetujuannya. “Kami telah mencapai kesepakatan untuk memberikan perpanjangan waktu selama lima hari,” ujar Tielman.

 

“Pemasukan dokumen sayembara yang seharusnya dibatasi besok (hari ini) pukul 17.00, diperpanjang hingga Senin (9/10/2017) pekan depan, pukul 10.00,” tuturnya.

 

Dia menjelaskan, perpanjangan waktu ini untuk memberikan kesempatan kepada para desainer acara dan praktisi event organizer di Manado agar bisa mengikuti sayembara dengan maksimal.

 

“Sehingga kualitas hasil yang diharapkan Pak Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Pak Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan dapat tercapai,” ungkap penyanyi kondang era 80-an ini.

 

Tielman juga berpendapat, tujuh festival sebaiknya digelar dalam tujuh hari saja. Pendapat ini pun disepakati oleh tim Manado Fiesta 2018.

 

“Waktu tujuh hari akan lebih mengefisienkan waktu penyelenggaraan kegiatan sehingga para wisatawan dapat memanfaatkan waktunya dengan baik. Diawali Senin, diakhiri Minggu dengan Thanksgiving,” kata Tielman.

 

Sementara itu Maria Heny Pratiknjo menegaskan, konsep utama Bahari sangat penting untuk dijabarkan pada seluruh festival. “Kami berharap peserta dapat merumuskan gagasannya meski tidak secara detail teknis, tapi dapat memadukan konsep Bahari pada tiap festival,” katanya.

 

Pakar Sosial Budaya di Unsrat ini berharap, nantinya seluruh festival dalam Manado Fiesta 2018 bisa benar-benar diwarnai dengan budaya kelautan atau kebaharian akan mewarnai seluruh festival.

 

“Peserta jangan hanya menjadikan unsur kebudayaan Yang melekat pada Masyarakat pesisir sebagai asesoris identitas. Silahkan para Peserta Sayembara mengelaborasi konsep dan gagasan kebahariannya yang muncul dalam tagline maupun acara dan kegiatan,” ujar Doktor Henny.

 

Kadis KomInfo Kota Manado Erwin Kontu melalui Ketua Panitia Pelaksana Paula Lalamentik mengakui bahwa waktu sayembara diperpanjang.

 

“Konsep sayembara yang menang nanti, akan ditindaklanjuti oleh Perangkat Daerah untuk dipersiapkan program dan kegiatannya melalui APBD 2018 yang sekarang ini sementara dibahas KUA PPAS-nya oleh Tim Banggar. Kami berharap tanggal 13 Oktober nanti sudah ada pemenang ya,” ujar Paula.

 

(Ayi)

Advertisement

Trending