Connect with us

Ekobis

Manado Fair 2019 Tampil Beda

Published

on

KlikMANADO – Event Manado Fair 2019 yang merupakan rangkaian Manado Fiesta 2019 di Manado Town Square 3 (Mantos 3), tampil beda.

Event yang dibuka langsung Wali Kota Manado Vicky Lumentut, pada Rabu (31/7/2019) kali ini bukan hanya diikuti peserta dari dalam Manado.


Sejumlah pemerintah daerah tampak ikut membuka stan dengan menampilkan keunggulan daerahnya masing-masing. Di antaranya Pemda Kediri dan Pemda Mojokerto.


Tidak hanya itu, terlihat pula beberapa perusahaan swasta, seperti Gojek dan Grab. Ada juga Perumnas, Bank Indonesia (BI) dan kelompok Wanita Selam Indonesia (Wasi).


Sementara itu, Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengakui bahwa Manado Fair kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.


“Dua tahun lalu, event ini full diikuti Pemerintah Kota Manado. Tahun lalu mulai ada pihak swasta yang mengikuti. Dan kali ini sudah lebih banyak lagi,” ujarnya, dalam sambutan saat membuka event ini, sembari berharap, ke depan event ini akan semakin baik lagi.


Lumentut tak lupa berterima kasih kepada seluruh pemerintah daerah dan pihak swasta yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Sekadar informasi, Manado Fair 2019 akan berlangsung hingga 3 Agustus 2019.


(Sahril Kadir)

Ekobis

Dirut BBJ Tegaskan Equityworld Futures Perusahaan Pialang Legal

Published

on

Dirut BBJ
Dirut BBJ Stephanus Paulus Lumintang. (Sumber Foto: KlikNews)

KlikSULUT – Direktur Utama (Dirut) Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus Paulus Lumintang mengapresiasi keberadaan Equityworld Futures, sebagai anggota perusahaan resmi di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Paulus Lumintang dalam Literasi Pengenalan Peluang dan Risiko Perdagangan Berjangka Komoditi, di Kantor Cabang Equityworld Futures Manado, pada Kamis (18/2/2021).

Apresiasi tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan. “EWF (Equityworld Futures) merupakan perusahaan pialang yang telah berkontribusi besar bagi Bursa Berjangka Besar,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, EWF berada di lima besar yang berkontribusi dalam BBJ. “Ada di urutan ke-empat,” terangnya.

Dia pun menegaskan bahwa EWF adalah perusahaan pialang resmi. “EWF perusahaan pialang legal. Kalau tidak legal, Saya tidak akan hadir di sini,” tegasnya.

Dia juga membeberkan, perusahaan pialang ilegal di beberapa kabupaten dan kota Indonesia terhitung cukup banyak. “Beruntung di Manado yang ilegal hanya sedikit,” sambungnya.

Sementara itu, Branch Manager Equityworld Futures Manado Joko Santoso mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki 300 hingga 400 nasabah setiap tahunnya. “Artinya sekarang ini di Manado mulai banyak yang berinvestasi,” ucapnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Ekobis

Senator Djafar Alkatiri Sambut Baik Merger Tiga Bank Syariah di Indonesia

Published

on

Rich result on Google's SERP when searching for 'Djafar Alkatiri'
Senator Djafar Alkatiri. (Sumber Foto: Istimewa)

KlikJAKARTA – Tiga bank syariah di Indonesia, yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan BRI Syariah akan resmi merger pada Senin (1/2/2021) hari ini.

Dari penggabungan tiga bank ini, hadir PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI), yang akan di-launching secara langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara.

Merger tiga bank syariah ini pun mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua Komite I DPD RI Hi Djafar Alkatiri. Dia berharap, penggabungan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia dan masyarakat muslim Indonesia yang akan menjalankan pembiayaan Syariah. “Juga tidak menimbulkan efek lain seperti PHK karyawan,” ujarnya kepada KlikNews, pada Senin (1/2/2021).

Kak Dja’, sapaan akrabnya, berharap penggabungan ini tidak sekadar mengumpulkan aset dan rate ranking perbankan, tapi mampu juga meningkatkan indeks literasi keuangan syariah di tengah masyarakat. “Juga dapat diprioritaskan pada pembiayaan dan investasi kelompok ekonomi mikro, kecil dan menengah, agar tumbuh produktivitas usaha yang halal dan meluas. Dapat menjadi peluang pemberdayaan ekonomi ummat,” sambungnya.

Dengan aset dan modal Rp214,6 Triliun, Djafar juga berharap Bank Syariah Indonesia akan menjadi satu di antara tujuh bank nasional papan atas dan bisa masuk Top Ten Global Syariah Bank. “Tentu harapan kita semua penggabungan ini bisa menjadikan BSI sebagai pilar dalam meningkatkan roda ekonomi masyarakat dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Sekadar informasi, penggabungan tiga bank syariah ini adalah salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk meningkatkan kompetensi bank syariah di Indonesia, sebagaimana dikatakan Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN Hery Gunardi.

Selain itu, merger akan menghasilkan bank syariah dengan produk konsumer yang beragam didukung oleh kemampuan teknologi yang terbaik untuk menyediakan pelanggan dengan pengalaman perbankan digital yang lebih baik.

Bank syariah akan didukung dengan jaringan yang luas lebih dari 1.200 cabang yang akan cukup untuk melayani permintaan nasabah. Bank syariah juga akan memiliki neraca dan kinerja keuangan yang baik, dengan target Rp272 triliun pembiayaan pada 2025 dan pendanaan Rp336 triliun pada 2025.

(***)

Continue Reading

Ekobis

Equityworld Futures, Partner Investasi Perdagangan Berjangka Terbaik

Published

on

KlikSULUT – PT Equityworld Futures adalah anggota perusahaan pialang resmi yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero).

Sejak berdiri tahun 2005, Equityworld Futures (EWF) telah berhasil melakukan ekspansi di sejumlah daerah tanah air. Sekarang ini, tercatat ada enam kantor operasional, yakni di Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan, Samarinda, Manado.

Khusus Kantor Operasional Manado, sebagaimana diungkapkan Branch Manager Manado Joko Santoso, tercatat memiliki lebih dari 1.000 nasabah.

Jika dibandingkan anggota pialang lainnya, EWF tetap beroperasi. “Perusahaan lain ada yang sudah tutup, EWF tetap bertahan bahkan terus melangkah maju,” kata Joko, kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).

Artinya, kata dia, EWF Manado telah menjadi partner investasi di bidang perdagangan berjangka terbaik. “Kalau bukan jadi yang terbaik, mana mungkin kita bisa bertahan,” terangnya.

Dia menambahkan, selama perjalanan perusahaan ini, pihaknya telah merasakan pahit manis bisnis. Termasuk di antaranya adalah tudingan penipuan. Berdasarkan hal itu, lanjut Joki pihaknya menilai masih banyak masyarakat yang tidak memahami perdagangan berjangka secara utuh.

Saat ini, tambah Joko, EWF Manado terus melakukan pembenahan pada berbagai aspek pelayanan. “Kami mohon dukunhannya,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending