LSI KCI: ODSK Unggul Telak di Enam Kantong Pemilih Penting Ini
Connect with us

Headline

LSI KCI: ODSK Unggul Telak di Enam Kantong Pemilih Penting Ini

Published

on

LSI KCI

KlikSULUT – LSI KCI kembali merilis hasil survei Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), pada Minggu (13/9/2020).

Kali ini, sebagaimana diungkapkan Peneliti Senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ikrama, survei Kekuatan Para Kandidat di Enam Kantong Pemilih Penting Tiga Bulan Jelang Pilkada Sulut yang diumumkan ini dilakukan pada 22-29 Agustus 2020.

Dia menjelaskan, survei ini menggunakan sampel sebanyak 800 responden, dengan margin of error 3,5 persen.

“Menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner,” terang Ikrama, saat konferensi pers di Aston Hotel Manado, Minggu (13/9/2020).

Berdasarkan survei terbaru ini, elektabilitas semua kandidat naik. Namun, Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK) tetap menjadi yang teratas dengan 68,1 persen.

Sementara elektabilitas Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Landjar (CEP-SSL) sebesar 16,9 persen dan Vonny Anneke Panambunan-Hendry Runtuwene (VAP-Hendry) sebesar 7,2 persen. Adapun yang belum menentukan pilihan tersisa 7,8 persen.

Menariknya, ODSK secara keseluruhan unggul dalam enam kantong pemilih penting, yakni kantong pemilih emak-emak, kantong pemilih protestan, kantong pemilih muslim, kantong pemilih terpelajar, kantong pemilih terpelajar, dan kantong pemilih tiga etnis besar di Sulut.

Untuk kantong pemilih emak-emak, LSI membuat dua kategori pemilih, yakni pemilih perempuan dan Ibu Rumah Tangga.

Pada pemilih perempuan, Olly-Steven unggul sebesar 69 persen, CEP-Sehan sebesar 13 persen, VAP-Hendry 10 persen. Sedangkan IRT, Olly-Steven 71 persen, CEP-Sehan sebesar 13,6 persen, dan VAP-Hendry 7,7 persen.

Olly – Steven juga masih unggul di kantong pemilih protestan. Dukungan terhadap Olly-Steven pada segmen pemilih ini mencapai 69,5 persen. CEP-Sehan sebesar 12 persen dan VAP-Hendry sebesar 11,2 persen.

Dukungan terhadap Olly-Steven pada segmen pemilih muslim juga terhitung tinggi karena mencapai 67,6 persen. CEP-Sehan sebesar 19,2 persen, dan VAP-Hendry sebesar 5,5 persen.

Di kantong pemilih milenial, Olly-Steven didukung mayoritas, mencapai 70,3 persen. CEP-Sehan didukung sebesar 15,6 persen dan VAP-Hendry sebesar 5,5 persen.

Di kantong pemilih terpelajar, Olly-Steven juga unggul dibanding pasangan CEP-Sehan dan VAP-Hendry. Pun demikian pada kantong pemilih etnis atau suku.

LSI, lanjut Ikrama, juga menganalisis alasan ODSK menjadi sangat perkasa di enam kantong suara. Alasan pertama, jelas dia, adalah karena ODSK yang merupakan petahana menjadi pasangan paling disukai dan paling populer.

Alasan kedua, tingkat kepuasan kinerja yang berada di atas 80 persen. Alasan terakhir adalah ODSK unggul di semua aspek kepribadian.

Meski demikian, pada tiga bulan menuju pencoblosan, Ikrama mengungkapkan bahwa setiap calon memiliki sejumlah peluang.

“Di masa kampanye, para kandidat berpeluang untuk menarik simpati dan dukungan pemilih yang belum menentukan pilihan. Selain itu, di masa kampanye pun bisa terjadi dinamika dukungan para kandidat,” bebernya.

“Namun jika tidak terjadi suatu kejadian luar biasa, dukungan petahana tidak akan berubah signifikan. Dukungan terhadap penantang, masih berpotensi naik jika ada strategi yang tepat. Namun mungkin hanya terjadi di beberapa segmen tertentu saja, dan tak akan berpengaruh signifikan ke kenaikan dukungan menyeluruh para penantang,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending