Lokasi Kongres Bergeser, Sekretaris KNPI Manado Kritik DPP
Connect with us

Headline

Lokasi Kongres Bergeser, Sekretaris KNPI Manado Kritik DPP

Published

on

KlikSULUT – Agenda Kongres XV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang rencananya digelar di Banda Aceh, Aceh, pada 15-17 Desember nanti, kembali mengalami perubahan.

 

Perubahan tersebut diketahui setelah pemberitahuan yang dilayangkan DPP KNPI pimpinan Ketua Umum Muhammad Rifai Darus, beredar melalui pesan singkat di beberapa grup WhatsApp, Jumat (14/12/2018).

 

Dalam pemberitahuan tersebut diketahui bahwa DPP KNPI mengetahui adanya kendala teknis pemberangkatan peserta kongres ke Banda Aceh, sehingga menyebabkan terjadinya penundaan.

 

Di dalam pemberitahuan itu juga diketahui bahwa DPP KNPI telah melakukan rapat koordinasi Panitia Penyelenggara, SC maupun OC KONGRES XV KNPI, dan Rapat Pleno DPP KNPI, yang melahirkan sejumlah keputusan.

 

“DPP KNPI tetap berkomitmen untuk melaksanakan Kongres XV Pemuda/KNPI pada Bulan Desember 2018. Memindahkan tempat Pelaksanaan Kongres XV Pemuda/KNPI dari Provinsi Aceh ke Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Penyelenggaraan Kongres XV Pemuda/KNPI, dilaksanakan pada tanggal 18 – 21 Desember 2018,” bunyi keputusan yang ada dalam pemberitahuan tersebut.

 

“Tempat pelaksanaan Kongres XV Pemuda/KNPI akan diberitahukan lebih lanjut (Surat Undangan Resmi) paling lambat tanggal 14 Desember 2018. Khusus kepada DPD KNPI Provinsi se-Indonesia, sudah dapat menyiapkan diri untuk menghadiri Kongres XV Pemuda/KNPI, yang akan diselenggarakan di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), pada tanggal 18-21 Desember 2018. Undangan resmi dari DPP KNPI akan dikirim paling lambat tanggal 14 Desember 2018,” lanjutan bunyi keputusan itu.

 

Menariknya, keputusan tentang waktu dan tempat pelaksanaan Kongres XV KNPI itu mendapat tanggapan keras dari Sekretaris DPD KNPI Kota Manado Amas Mahmud.

 

Menurut Amas, pemindahan lokasi seharusnya tidak perlu terjadi. “Ini menandakan koordinasi dan komunikasi antara DPP dan panitia pelaksana bersama Panitia Penyelenggara tidak berjalan baik,” ketusnya.

 

Selain itu, lanjut dia, penundaan Kongres memberi efek dan kesan buruk terhadap proses regenerasi di internal KNPI. “Tanggal Kongres 18-21 Desember 2018 ini juga kurang tepat karena waktunya berdekatan dengan Hari Raya Keagamaan bagi teman-teman Kristiani yakni Natal,” tegasnya.

 

“Ke depan cara-cara seperti ini tidak harus terjadi, karena mekanisme penetapan lokasi atau tempat Kongres jauh hari telah ditetapkan di Kongres sebelumnya,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending