Diduga Lakukan Pornografi Pornoaksi, LMP Sulut Tuntut Pemkot Cabut Izin CCM
Connect with us

Hukrim

Diduga Lakukan Pornografi Pornoaksi, LMP Sulut Tuntut Pemkot Cabut Izin CCM

Published

on

CCM

KlikMANADO – Puluhan anggota Laskar Merah Putih (LMP) Sulawesi Utara menggelar unjuk rasa di Kantor Wali Kota Manado, Selasa (24/4/2018).

 

Unjuk rasa tersebut digelar untuk menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mencabut izin tempat hiburan malam, Corner Club Manado (CCM).

 

Menurut Ketua LMP Sulawesi Utara Jeremia Thaib, tuntutan tersebut disampaikan berkaitan dengan adanya dugaan tindak pornografi dan pornoaksi di CCM.

 

Dia menegaskan, temuan dugaan tindak pornografi dan pornoaksi itu tidak hanya sekadar fitnah. “Kami punya bukti video yang sempat di-upload di Instagram,” tegasnya.

 

Dia mengungkapkan, tindakan tersebut sangat memalukan dan merusak citra Sulawesi Utara sebagai daerah religius. “Ini menyangkut harga diri wanita Sulawesi Utara,” terangnya.

 

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah melaporkan dugaan tindak pornografi dan pornoaksi tersebut ke Polda Sulawesi Utara, pada Senin (9/4/2018) lalu. “Saat ini sedang berproses hukum,” katanya.

 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Manado Charles Rotinsulu menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan dan tuntutan LMP itu sesuai aturan yang berlaku.

 

Menurut dia, jika terbukti melakukan tindak pornografi dan pornoaksi, pihaknya tidak akan segan menutup pengoperasian CCM.

 

“Untuk mekanismenya, akan dilakukan sesuai prosedurnya. Akan dilakukan secara terbuka. Kita akan melihat secara nyata apa yang sebenarnya terjadi,” tandasnya.

 

Sekadar informasi, unjuk rasa LMP Sulawesi Utara itu diterima Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Manado Charles Rotinsulu, Plt Kabag Humas dan Pemerintahan Manado Steven Runtuwene, legislator Benny Parasan, Marko Tampi, dan Victor Polii.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending