LLI Gelar Vaksin Anak Enam Sampai Sebelas Tahun di Paroki St. Mikael Perkamil
Connect with us

Daerah

LLI Gelar Vaksin Anak Enam Sampai Sebelas Tahun di Paroki St. Mikael Perkamil

Published

on

Pelaksanaan vaksinasi disaksikan langsung oleh Ketua LLI, Pastor Paroki dan pengurus LLI lainnya.

KlikMANADO – Legio Luminis Indonesia(LLI) Manado bekerjasama dengan Kaum Bapa Katolik Kevikepan Manado dan Paroki Santu Mikael Perkamil serta Puskesmas Bailang yang dipimpin dr. Deysi Supit menggelar Vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 6 – 11 tahun Jumat, (17/12/2021) di Aula Paroki St. Mikael.

Menurut Ketua DPD Legio Luminis Indonesia Kota Manado Benny Petrus Tumbelaka vaksinasi ini dilaksanakan sebagai dukungan terhadap pemerintahan RI khususnya Kota Manado untuk bersama-sama membentuk herd imunity dalam rangka  pencegahan penyebaran Covid-19.

“DPD LLI dalam rangka mengawal program pemerintahan tentunya ikut mendukung program pemerintah dalam pencegahan Covid-19  terutama guna terwujudnya herd imunity khususnya di Kota Manado. Karena dengan terbentuknya herd imunity kita akan terbebas dari covid-19,” terang Tumbelaka didampingi Ketua Kaum Bapa Kevikepan Manado Ivan Sumpouw dan Sekretaris LLI Terry Sumendap.
Lanjut dikatakannya, LLI akan mendukung setiap program yang diluncurkan Pemkot Manado.
“Sasarannya anak 6 sampai 11 tahun, dan kami berusaha menjangkau sebanyak mungkin, hingga tercapai herd imunity sebanyak 70 persen penduduk Manado,” tukas Benny.

Terpisah Pastor Paroki Wens Mawitjere, Pr saat ditemui, mengaku berterima kasih kepada Pemkot Manado bersama LLI, Kaum Bapa Kevikepan dan Puskesmas Bailang yang telah menyelenggarakan vaksinasi ini.

“Saya sangat menghargai kerjasama Pemkot Manado dan LLI dan Kaum Bspa Katolik Kevikepan Manado serta Puskesmas Bailang. Hal ini sangat menguntungkan karena di Indonesia bahkan di Sulut varian Covid-19  jenis Omicron sudah masuk, sehingga langkah Pemkot Manado ini sangat tepat untuk ikut menyelamatkan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tukas Mawitjere.

Ditambahkannya, Presiden juga telah memerintahkan jajaran pusat sampai daerah untuk mengetes dan melacak varian tersebut.
“Saya sangat setuju program ini diterapkan untuk anak-amak di sekolah baik sekolah katolik maupun non katolik terbuka untuk divaksin di sini,” tutup Pastor Mawitjere.

Sampai dengan jam 10 wita, 30 anak telah menerima vaksin jenis Biofarma Sinovac dengan vaksinator Sengli Manuho. (Rubby Worek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending