Upacara Kemerdekaan di Rutan Kelas IIA Manado, Wali Kota Serahkan SK Remisi
Connect with us

Humaniora

Upacara Kemerdekaan di Rutan Kelas IIA Manado, Wali Kota Serahkan SK Remisi

Published

on

KlikMANADO – Wali Kota Manado Vicky Lumentut menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi kepada 39 narapidana warga binaan Rutan Kelas IIA Manado, saat upacara memperingati HUT ke-73 RI, di halaman Rutan yang berada di Malendeng, Jumat (17/8/2018) pagi.

 

Upacara tersebut dihadiri juga oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Kelas II A Manado Ronny Rumondor, Wakil Wali Kota Mor Bastiaan, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Manado Peter Assa, dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Manado.

 

Peserta upacara di Rutan Kelas IIA Manado. (Foto: Humas Pemkot Manado)

 

Sementara itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly dalam sambutan yang dibacakan Lumentut berisi tentang penjelasan terkait pemberian remisi bagi para narapidana. Dijelaskan, remisi adalah hak warga binaan yang diatur secara legal formal dalam pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

 

“Menjalani remisi merupakan salah satu sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan. Remisi diberikan sebagai wujud apresiasi pencapaian perbaikan diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari,” ungkapnya.

 

Wali Kota Manado Vicky Lumentut saat menjadi inspektur upacara. (Foto: Humas Pemkot Manado)

 

“Perbaikan itu tercermin dari sikap warga binaan yang taat selama menjalani pidana, lebih disipilin, lebih produktif, dan dinamis. Tolok ukur pemberian remisi tidak didasarkan pada latar belakang pelanggaran hukumnya, akan tetapi didasarkan pada perilaku mereka selama menjalani pidana,” katanya.

 

“Pemberian remisi kita dorong menjadi upaya untuk memangkas proses birokrasi berbelit yang sarat dengan peluang-peluang transaksional. Proses ini juga akan kita buka seluas-luasnya agar masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan melalui aplikasi agar pemberian remisi lebih transparan dan akuntabel,” ujar Menteri Yasona.

 

Wali Kota Manado Vicky Lumentut saat membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM. (Foto: Humas Pemkot Manado)

 

Adapun Wali Kota Vicky Lumentut berharap, narapidana warga binaan Rutan Kelas II A Manado yang berasal dari Kota Manado bisa kembali ke masyarakat saat bebas nanti dengan menunjukan perubahan sikap dan perilaku yang baik.

 

“Saya berharap kepada narapidana yang merupakan warga Manado, jika sudah bebas nanti bisa kembali di tengah-tengah masyarakat dengan menunjukan adanya perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

 

Suasana pengibaran bendera merah putih. (Foto: Humas Pemkot Manado)

 

Sekadar informasi, rata-rata narapidana warga binaan mendapat remisi satu hingga dua bulan pemotongan masa tahanan. Selain pemberian remisi, Lumentut juga menyerahkan SK penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10, 20 dan 30 tahun masa kerja kepada ASN lingkup Rutan Kelas II A Manado.

 

Dalam upacara tersebut, peserta upacara termasuk Plt Kepala Rutan Kelas II A Manado Ronny Rumondor mengenakan pakaian adat daerah di Indonesia. Penghuni Rutan menjadi pengibar bendera merah putih, dan disuguhkan lagu-lagu perjuangan diiringi musik kolintang yang dimainkan napi wanita warga binaan Rutan Kelas II A Manado.

 

(Sahril/Lipsus)

Advertisement

Trending