Liando: Dinamika Pilpres Jadi Motivasi Lumentut Pindah ke Nasdem
Connect with us

Humaniora

Liando: Dinamika Pilpres Jadi Motivasi Lumentut Pindah ke Nasdem

Published

on

KlikSULUT – Langkah politik Vicky Lumentut yang pindah dari Partai Demokrat ke Partai Nasdem ternyata cukup heboh di masyarakat. Apalagi, alasan pindah partai itu, hingga berita ini diturunkan, masih belum diketahui pasti.

 

Sejumlah spekulasi pun bermunculan untuk menjawab kabar menghebohkan tersebut. Di antaranya adalah mengaitkannya dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi bantuan dalam penggunaan dana hibah penanggulangan bencana banjir Kota Manado tahun 2014.

 

Adapun pengamat pemerintahan dan politik Ferry Liando memiliki pendapat berbeda. Menurut dia, pilihan pindah partai politik oleh Lumentut sangat erat kaitannya dengan dinamika pemilihan presiden (Pilpres).

 

“Politik itu selalu identik dengan kekuasan. Bagaimana kekuasaan itu dapat, cara mempertahankan kekuasaan itu serta tata cara dalam menjalankan kekuasaan. Akan kemana sikap politik seseorang akan selalu tergantung pada dinamika politik yang sedang berlangsung,” ujarnya, Jumat (28/9/2018).

 

“Dalam hal kekuasaan itu statis maka politik selalu mengikuti. Jika posisi kekuasaan dalam posisi dinamis maka politikpun ikut dinamis. Itulah sebabnya banyak politisi yang secara tiba-tiba mengubah sikap atau haluan politiknya, termasuk pindah parpol,” jelasnya.

 

“Sikap Partai Demokrat yang tidak memilih dan tidak mendukung calon Presiden Jokowi tentu dinamikanya bervariasi. Ada elit partai yang diuntungkan namun ada juga yang merasa sebaliknya. Saya menduga ini salah satu motivasi politik Pak Vicky yang secara tiba-tiba mengubah haluan politiknya,” sambungnya.

 

“Sebab selama ini Sulut menjadi salah satu daerah yang menurut hasil sejumlah survei masih banyak mendukung Jokowi. Saya berkeyakinan bahwa pilihan Pak Vicky pindah parpol erat kaitannya dengan dinamika Pilpres,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

[irp posts=”9246″ name=”GSVL Pindah ke Nasdem? Begini Respon Awal DPP Partai Demokrat”]

Advertisement

Trending