Hebat, Lalampa Ibu Sofiah Sudah Mendunia
Connect with us

Ekobis

Hebat, Lalampa Ibu Sofiah Sudah Mendunia

Published

on

Lalampa

KlikMANADO – Lalampa adalah salah satu makanan tradisional yang banyak dijumpai dan mudah didapatkan di pasar-pasar tradisional di Kota Manado. Selain itu, rasanya juga enak dan tergolong murah.

 

Lalampa merupakan makanan sejenis nasi lemang. Bahan dasarnya yaitu beras ketan. Meski bentuknya sederhana, ternyata kue ini sudah terhitung Go Internasional karena sudah diekspor hingga ke Amerika Serikat.

 

Adalah Sofiah Syaus (56), warga Kelurahan Istiqlal, Manado, yang sukses membuat makanan satu ini mendunia. Pemesannya tidak hanya berasal dari dalam Kota Manado saja, melainkan sampai luar negeri yaitu Amerika Serikat, Belanda, Jerman dan Malaysia.

 

Untuk indonesia sendiri, pemesan makanan ini berasal dari sejumlah kota besar, yaitu Jakarta, Kalimantan, Surabaya, Makassar, dan Banjarmasin.

 

“Alhamdulillah usaha ini banyak peminatnya. Nereka memesannya apabila ada orang Indonesia khususnya Kota Manado yang pulang kampung, dan pas balik ke luar negeri pasti akan memesannya, hingga akhirnya masyarakat asli sana bisa tahu makanan tradisional ini”, kata ibu yang telah menyekolahkan dua anaknya hingga sarjana.

 

Tidak hanya itu, para wisatawan yang berkunjung ke Manado pasti akan datang ke Kampung Arab (Kelurahan Istiqlal), yang menjadi tempat pembuatan Lalampa Sadik Uber Ibu Sofiah, tepatnya di Jalan Cik Ditiro, kompleks SMK Yapim.

 

Wanita yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai di salah satu instansi pemerintah ini mengaku, usaha ini sudah lama digelutinya. “Usaha ini sudah 90 tahun berjalan, orang tua saya waktu itu menikah masih umur 13 tahun dan mulai mengolah usaha lalampa ini.

 

“Sampai beliau meninggal dunia, kami tetap menjalankan usaha ini turun temurun dan akhirnya saya yang melanjutkannya,” ujar ibu tiga anak ini pada KlikNews, Jumat (15/12/2017).

 

Dia mengungkapkan, pada hari-hari biasa, Ibu Sofiah bisa memproduksi 100-150 buah Lalampa. “Jika puasa tiba, bisa memproduksi 500 buah. Puncak produksi terbanyak yaitu pada saat hari lebaran bisa memproduksi hingga 2.000 buah.

 

“Tidak ada resep rahasia apa-apa dengan Lalampa yang saya buat, tapi alhamdulillah banyak peminatnya. Yang penting niat kita tulus ingin berusaha, insya Allah pasti akan dibuka jalan oleh yang kuasa,” katanya sembari menambahkan, harganya pun tidak begitu mahal, yaitu hanya Rp3.000/buah.

 

(Foto: KlikNews)

 

Sofiah pun membagikan resep serta cara pembuatannya. Berikut bahan, bumbu, dan cara pembuatan Lalampa Sadik Uber Ibu Sofiah Kampung Arab :

 

Untuk membuat 1 kg beras ketan:

 

Bahan

Beras ketan 1 kg

Santan 1/2 kg

Gula 5 sdk

Garam 1/2 sdk

Isi/bumbu

Daun pandan

Pampis ikan

Cabe

Bawang merah

Bawang putih

Lengkuas

Jahe

Pepaya mentah diparut

 

Cara membuat :

Semua bumbu di tumis hingga matang. Setelah matang, tambahkan pepaya yang diparut, pampis ikan dan santan secukupnya dan aduk lagi sampai matang.

 

Lalu masak beras ketan sampai jadi nasi setengah matang, kemudian angkat dan letakkan dalam baskom atau loyang, lalu siram santan yang sudah berbumbu tadi, di aduk hingga tercampur bumbunya pada nasi ketan tadi.

 

Selanjutnya isi lagi dalam dandang lalu di masak kembali hingga benar-benar masak. Terakhir, angkat beras ketan tadi yang sudah jadi lalampa, dan siap dibungkus dengan daun pisang dalam ukuran 20 cm.
Lalampa siap dibakar.

Baca juga Kreatif, Lina Buat Penutup Botol Jadi Bross Topi

 

Ada yang ingin memesan Lalampa Sadik Uber Kampung Arab Ibu Sofiah, silakan hubungi 082291226944.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending