Koltem Layak Pilot Projeck Desa Digital
Connect with us

Minut

Koltem Layak Pilot Projeck Desa Digital

Published

on

Launching Desa Digital Kolongan Tetempangan September 2020 lalu.

KlikMINUT – Aplikasi Desa Digital, Go Online Kolongan Tetempangan (Goltem) adalah aplikasi yang digunakan oleh Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat sebagai satu-satunya desa digital di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara.

Aplikasi yang merupakan hasil karya inovasi putra Desa Kolongan Tetempangan, Glendly Wowiling ST MT ini dilengkapi dengan berbagai fitur menarik yang membantu pendataan sekaligus pengelolaan data penduduk desa. Menurut Wowiling, aplikasi ini adalah suatu sistim aplikasi dimana membuat suatu desa itu menjadi desa digital, yang pengelolaan datanya menggunakan sistim online lewat aplikasi Goltem yang didalamnya ada sitemnya dan aplikasinya yang terhubung satu dengan lainnya.

“Didalam sistem tujuannya adalah menyimpan data dan mengelola data. Sementara aplikasi digunakan oleh perangkat desa yakni Sekdes, kepala urusan, kepala seksi dan kepala jaga serta masyarakat untuk menginput data dari warga. Aplikasi ini terbagi dari dua, untuk para kepala jaga untuk menginput data warga dan untuk warga masyarakat untuk bermohon pengurusan 24 macam surat,” terang lulusan Pasca Sarjana Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini Senin, (28/03/2021) saat ditemui di rumahnya di Desa Koltem jaga IX.

Lanjut dikatakan Glendly, bagi masyarakat yang tertarik ingin menggunakan aplikasi ini bisa di-download di play store, selanjutnya ketika bermohon surat bisa lewat aplikasi, kemudian jika sudah selesai dikerjakan oleh petugas di kantor desa akan muncul notifikasi pemberitahuan bahwa surat telah selesai dibuat sehingga warga bisa mengambil fisik surat di kantor desa. Semua ini bisa dilakukan dari rumah atau darimana saja yang terdapat jaringan telekomunikasi.

“Sebelumnya, data warga yang akan menggunakan fasilitas aplikasi ini harus diinput dahulu oleh kepala jaga dimana warga tersebut berdomisili,” imbuh Dosen di salah satu Universitas Swasta di Jakarta ini.

Dalam aplikasi yang diperuntukan bagi warga tersedia juga macam-macam fitur, yakni, pengurusan surat-surat, berita-berita yang terkait perkembangan pembangunan desa, kemudian forum diskusi dan transparansi penggunaan dana desa atau E-Budgeting.

Glendly-pun berharap jika berkenan, aplikasi hasil karyanya ini bisa digunakan oleh desa-desa yang ada di Minut karena akan sangat membantu penginputan dan pengelolaan data yang ada di desa.

“Kalau ada produk hasil karya putra daerah kenapa kita harus menggunakan produk kompetitor lain,” pungkasnya.

Ditemui terpisah, hukum tua Desa Koltem Demas Kasegel mengaku, sejak launching desa digital pada (23/09/2020) yang lalu, kegiatan administrasi pemerintahan di desanya sangat terbantu dan menjadi lebih mudah karena Desa Koltem telah ditetapkan sebagai desa digital.

“Semua data setiap warga Koltem telah diinput dalam sistim aplikasi ini, mulai dari nama sampai dengan usaha lain, ada 19 item data yang harus diisi oleh masing-masing kepala jaga. Sehingga untuk urusan surat warga tinggal menggunakan aplikasi ini,” jelas Kasegel diaminkan Sekdes Frida Wehantouw, S.Sos.

Pemerhati Pemerintahan, Judhy Lasut, mengaku aplikasi ini layak  mendapat apresiasi karena cukup lengkap dan memudahkan masyarakat, mudah penggunaannya dan memangkas birokrasi pegurusan surat di kantor desa.

“Koltem bisa jadi pilot projeck, dimana desa-desa lain di Minut bisa juga menggunakan aplikasi yang sangat direkomendasikan ini,” ujar salah satu anggota BPD Koltem.

Dalam pantauan media, para kepala jaga yang terdiri dari 10 jaga di Koltem telah mahir menggunakan aplikasi Goltem ini, mereka dibantu oleh operator desa Kepala Urusan (Kaur Keuangan) Fabyola Katulis dan Kepala Seksi Grace Maarontong.

Sementara itu, Kepala Jaga V Desa Koltem Sunyati Tuwomadame, mengatakan dirinya sebagai kepala jaga tidak takut kehilangan data warga di wilayah-nya karena semua sudah dimasukan di aplikasi Goltem.

“Selain di buku induk jaga, data warga dimasukan juga di aplikasi Goltem, sehingga datanya tidak akan hilang,”ungkap Sunyati. (Rubby Worek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending