KNPI Manado Dukung Pemberantasan Kelompok Saracen
Connect with us

Headline

KNPI Manado Dukung Pemerintah Berantas Kelompok Saracen

Published

on

Kelompok Saracen

KlikMANADO – Upaya tegas pemerintah untuk memberantas kelompok saracen yang menyebar hoax di dunia maya, mendapat dukungan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Manado.

 

Menurut Ketua KNPI Manado Erick Kawatu, keberadaan kelompok saracen harus diusut tuntas hingga ke akarnya. “Sebab kelompok ini sangat berbahaya dan bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar dia kepada KlikNews, Senin (28/8/2017).

 

Dia menjelaskan, informasi yang bersifat hoax dan disebarkan secara terorganisasi akan mampu mengubah cara pandang suatu masyarakat. “Apalagi saat ini kita terhitung sudah memasuki era digital,” ungkapnya.

 

“Setiap orang sudah memegang alat komunikasi canggih. Dan dengan mudah berselancar di dunia maya. Jika informasi hoax tersebar secara terorganisasi, maka bukan tidak mungkin masyarakat yang membacanya lewat media sosial percaya dengan informasi itu,” katanya.

 

Dia juga berpendapat, anggota kelompok saracen bisa saja ada di Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado. “Manado dikenal sebagai daerah yang aman. Bisa jadi ada pihak yang ingin memanfaatkan kelompok ini untuk merusak kebersamaan yang terjalin sekian lama ini,” terangnya.

 

Untuk itu, dia berharap, masyarakat bisa turut membantu pemerintah dan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. “Bantuan tersebut bisa dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dengan melaporkannya ke pihak terkait jika menemukan ada grup saracen, atau konten hoax yang beredar,” sambungnya.

 

Sementara itu, pengamat sosial kemasyarakatan Mardan Umar menilai, beredarnya hoax di dunia maya merupakan konsekuensi keterbukaan informasi di media sosial. Sehingga, masyarakat perlu lebih jeli membaca sebuah berita.

 

“Masyarakat harus jeli membaca suatu berita. Jangan sampai justru yang dibaca adalah berita hoax. Sekarang pengguna media sosial sangat mudah menemukan hoax,” ujar Dosen Universitas Negeri Manado ini.

 

“Keberadaan kelompok saracen hadir untuk menghadirkan ketidaknyamanan di masyarakat. Untuk itu, masyarakat pengguna media sosial harus mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah,” tambahnya.

 

Dia berpendapat, pemerintah juga harus terus mensosialisasikan penggunaan internet secara positif, untuk membangun optimisme, menyebarkan kebaikan, dan menjaga kesantunan berpendapat di media sosial.

 

Untuk diketahui, beberapa hari lalu, aparat kepolisian berhasil menangkap tiga anggota kelompok saracen. Mereka beroperasi dengan cara membuat meme, kalimat dan narasi untuk dipublikan di media sosial, lewat akun palsu.

(Ayi)

Advertisement

Trending