Kunjungi Sesepuh Gorontalo, KKIG Hadiahkan Kopiah Karanji
Connect with us

Humaniora

Kunjungi Sesepuh Gorontalo, KKIG Hadiahkan Kopiah Karanji

Published

on

Sesepuh

KlikMANADO – Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Manado mengunjungi para tokoh maupun sesepuh asal Gorontalo yang berada di Manado, pada Rabu (24/1/2018).

 

Mereka yang dikunjungi adalah tokoh adat, agama, pejuang, hingga tokoh pemerintahan. Kegiatan ini merupakan rangkaian Gebyar Hari Patriotik yang digelar 21-28 Januari 2018.

 

Menurut Ketua KKIG Manado Amir Liputo, kunjungan kali ini dimaksudkan agar generasi muda Gorontalo yang berada di Manado mengetahui keberadaan para tokoh Gorontalo yang berdomisili di Manado.

 

Menariknya, KKIG tidak hanya sekadar mengunjungi, melainkan juga memberikan cindera mata berupa “kopiah karanji” yang terbuat dari bahan baku rotan.

 

Masing-masing dari para tokoh yang dikunjungi pun menceritakan sejarah perjuangan rakyat Gorontalo dalam menghadapi para penjajah Belanda, dan bagaimana rakyat Gorontalo bisa berada di Sulawesi Utara (Kota Manado).

 

Ada juga yang menceritakan perjuangan agar daerah itu bisa menjadi satu provinsi yang bisa berdiri sendiri pada 5 Desember 2000 sampai sekarang.

 

“Saya merasa bangga karena dikunjungi sekarang sebagai orang Gorontalo yang dituakan atau orang yang tertua. usia saya sekarang 86 tahun, waktu itu saya menginjakkan kaki di Kota Manado pada tahun 1951,” jelas Sukardi, tokoh Gorontalo, kepada KlikNews.

 

“Semangat Nani wartabone memang mengilhami tokoh gorontalo pada waktu itu, hingga akhirnya gorontalo bisa menjadi satu provinsi,” katanya.

 

Sementara itu, Amir Liputo menjelas sangat bersyukur karena pada hari ini KKIG bisa bertemu dengan tokoh atau sesepuh masyarakat Gorontalo. Kegiatan dimaksudkan untuk menjalin tali silaturahmi.

 

“Kami datang untuk menyampaikan ucapan terima kasih sebab sejak awal mereka datang di Manado, mereka sudah membesarkan kami, mendidik kami, sehingga kami boleh ada seperti sekarang ini,” ungkap Liputo.

 

“Yang kedua tentunya ini mempunyai arti sendiri karena lewat para orang tua ini kami mendapatkan pemahaman sejarah tentang perjuangan masyarakat Gorontalo,” tambahnya.

 

“Saya berharap agar masyarakat Gorontalo bisa menjaga nama baik Gorontalo, dan mari pada tanggal 27 nanti semua masyarakat Kota Manado, saya ajak untuk ikut meramaikan Lapangan Sparta Tikala, karena di sana akan ada persembahan budaya Gorontalo,” tandasnya.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending