Bentuk Satgas Anti Narkoba, Ketang Baru Menuju Kemajuan
Connect with us

Headline

Ketang Baru Sepakat Bentuk Satgas Anti Narkoba

Published

on

Lurah Ketang Baru Muhammad Awal dan Kepala BNNK Manado Ely Sopacoly. (KlikNews)

KlikMANADO – Pemerintah Kelurahan dan tokoh masyarakat Ketang Baru sepakat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba. Hal itu terungkap dalam rapat yang turut dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Manado Ely Sopacoly, di Gedung Syarikat Islam (SI) Ketang Baru, Rabu (16/8/2017) malam.

 

Sebagian besar tokoh masyarakat dan pemuda menilai, pembentukan satgas sangat penting untuk meredam maraknya peredaran Narkoba di kelurahan itu. “Selain komitmen untuk sama-sama memberantas Narkoba,” ujar tokoh pemuda Rolandi Thalib.

 

Menurut dia, hasil rapat berupa pembentukan satgas tidak akan maksimal jika masyarakat belum memegang komitmennya. “Saya awalnya pesimis, jangan sampai rapat ini hanya habis di ruang rapat ini saja. Tapi dengan perkembangan yang ada, saya yakin komitmen untuk menjalankan hasil rapat sudah mumpuni,” kata dia.

 

Senada diungkapkan Sofian Makku, tokoh pemuda lainnya. Namun, dia berpendapat, regulasi tentang pembentukan, personel maupun cara kerjanya. “Ini penting, sehingga nantinya aktivitas satgas benar-benar sesuai dengan hukum,” tegas dia.

 

Lurah Ketang Baru Muhammad Awal mengatakan, satgas yang dibentuk nanti akan mendapatkan surat tugas dari Camat Singkil. “Ini nanti akan jadi legalitasnya,” ujar dia.

 

“Sesuai dengan masukan dan saran dari tokoh masyarakat dan pemuda, maka pimpinan satgas maupun personelnya akan dibentuk secara diam-diam. Hal ini agar proses penyelidikan dan upaya pemberantasannya bisa dilakukan secara sembunyi-sembunyi, sehingga tidak diketahui masyarakat, khususnya para pengedar maupun pengguna,” sambungnya.

 

Dia pun berharap, persoalan ini bisa segera terselesaikan. “Persoalan ini sangat fatal karena bisa merusak generasi muda. Apalagi, saat dipantau dan didata dalam rapat kelurahan dan kepala lingkungan, kami temukan di setiap lingkungan ada titik-titik yang rawan peredaran,” ungkap dia.

 

“Artinya, saat ini peredaran narkoba di Kelurahan Ketang Baru sudah masif dan terstruktur. Saya sebut masif, karena sudah ada di setiap lingkungan,” tukas dia.

 

Sementara itu, Kepala BNNK Manado Ely Sopacoly mengatakan, rapat yang digelar Pemerintah dan masyarakat Ketang Baru tersebut adalah langkah tepat untuk mencari solusi penanganan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Saat ini Indonesia sudah darurat narkoba. Makanya, kita harus fokus menjaga dan melindungi generasi muda dan anak-anak kita, agar terhindar dari bahaya narkoba,” tandasnya. (Ayi)

Advertisement

Trending