Kesehatan Spiritual dan Kesiapan Lansia Menghadapi Kematian
Connect with us

Catatan Publik

Kesehatan Spiritual dan Kesiapan Lansia Menghadapi Kematian

Published

on

PENURUNAN fungsi fisik yang dialami, misalnya berkurangnya kepekaan pendengaran maupun cara bicara yang kadang sudah tidak dapat dimengerti atau sama sekali tidak bisa menyebutkan kata-kata apapun.

Para lansia juga menghadapi masalah psikologis, yaitu munculnya kecemasan dalam menghadapi kematian pada lanjut usia. Kehilangan kehidupan atau kematian merupakan penghentian secara permanen semua fungsi tubuh yang vital atau akhir dari kehidupan manusia.

Peningkatan kesadaran mengenai kematian timbul saat individu beranjak tua, yang biasanya meningkat pada masa yang di usia lanjut. Rasa cemas terhadap kematian dapat disebabkan oleh kematian itu sendiri atau memang sudah ajal mereka.

Menghadapi kematian akan semakin membuat para lansia tidak siap, namun apa boleh buat kalau memang sudah menjadi takdir sebagai para lansia. Mungkin pada kenyataannya keluarga yang ditinggalkan tidak bisa menerima hal tersebut ketika orang yang mereka sangat cintai pergi untuk selamanya.

Namun lansia juga tidak tahu kapan dan bagaimana kematian akan datang menghampiri. Namun yang pasti semua orang akan meninggalkan dunia ini termasuk para lansia untuk selamanya. Mungkin lansia merasa takut, karena belum siap meninggalkan orang-orang yang mereka cintai, tetapi ada juga kekhawatiran dan ketakutan lainnya.

Namun juga banyak yang mengatakan ketika suatu saat nanti menjelang ajal para lansia pasti akan mengingat kembali yang sudah mereka lewati dari mereka masih kecil.

Tetapi lansia akan sadar bahwa ada hal yang sungguh sangat berarti selama masih hidup adalah seberapa besar dampak yang diberikan kepada orang lain, khususnya orang-orang yang dicintai misalnya keluarga. Dan juga selama masih hidup jangan ingat apa yang lansia berikan tetapi ingatlah apa yang lansia punya.

Tetapi hidup yang sesungguhnya memiliki suatu persaaan yaitu kita akan sama-sama meninggal dan yang membedakan bagaimana kita hidup.

Kesehatan spiritual yang terbangun dengan baik membantu lansia menghadapi kenyataan, dalam berpartisipasi dalam hidup baik partisipasi dalam rumah. Spiritual juga merupakan aspek-aspek yang di dalamnya mencakup aspek-aspek yang lain yaitu fisik, psiologis dan sosial.

(*)

Penulis adalah Mahasiswa Semester 6 Prodi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Katolik De La Salle Manado

Advertisement

Trending