Keintjem Sebut Ada 3 Opsi Penundaan Pilkada
Connect with us

Humaniora

Keintjem Sebut Ada 3 Opsi Penundaan Pilkada

Published

on

KlikMINSEL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menyebut ada tiga opsi skenario penundaan pilkada. Pertama, ditunda hingga Desember 2020. Kedua, selama enam bulan yakni Maret 2021, dan opsi ketiga selama satu tahun menjadi September 2021 mendatang.

Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem mengatakan, tiga opsi tahapan pilkada itu terungkap dalam rapat bersama Komisi II, KPU dan Bawaslu.

Sebelumnya, Bawaslu Minsel sudah menonaktifkan 347 pengawas pemilu di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan se-kabupaten Minsel.

Kebijakan merumahkan petugas ad hoc pemilu itu untuk merespon penundaan tahapan pilkada akibat dampak wabah Covid-19.

Keintjem menyebutkan, SK penonaktifan Panwascam dan staf sekretariat sudah berlaku sejak 1 April.

“Termasuk PKD di 177 Desa dan kelurahan yang ada. Dengan begitu semua honorium ad hoc dihentikan, karena memang anggaran kita berbasis kinerja. Ketika tahapan ditunda, otomatis tidak ada pengawasan. Sehingga honor tidak dibayarkan. Makanya kami merumahkan untuk sementara sampai ada kejelasan tahapan pilkada,” tandasnya.

(Jessika Tambayong)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending