Kebahagiaan Lansia Ditinjau dari Dukungan Sosial dan Spiritualitas
Connect with us

Catatan Publik

Kebahagiaan Lansia Ditinjau dari Dukungan Sosial dan Spiritualitas

Published

on

KEBAHAGIAAN adalah tujuan utama keberadaan manusia di dunia. Kebahagiaan timbul karena adanya pengaruh orang lain atau lingkungan sekitar, perlindungan terhadap stres akan banyaknya masalah, harapan yang baik di kemudian hari, kepuasan dan rasa penerimaan yang tinggi.

Kebahagiaan juga timbul karena kebutuhan yang dapat terpenuhi, rasa tenang dan damai saat berdoa dan beribadah kepada Tuhan yang menjadi spiritualitas keagamaan.

Kebahagiaan itu mungkin akan terjadi pada kaum lansia secara perlahan-lahan dan itu harus memerlukan peranan dan juga dukungan sosial dari lingkungan dimana dia tinggal dan juga spiritualitas yang dimiliki.

Tempat yang ditempati dapat menunjukkan dengan siapa dia hidup bersama, apakah lansia itu tinggal bersama keluarga atau dititipkan di panti.

Ada beberapa kebutuhan hidup lansia untuk dipenuhi, di antaranya kebutuhan makanan bergizi seimbang, pemeriksaan kesehatan secara rutin, rumah bersih dan sehat dan lingkungan yang aman, kebutuhan sosial bisa bersosialisasi dengan semua orang dalam segala usia, sehingga lansia mempunyai banyak teman dan bisa berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya, dapat membagi pengalaman dan memberikan pengarahan yang baik, kebutuhan-kebutuhan seperti ini yang dapat membuat lansia mandiri.

Kebutuhan rasa cinta dan penghargaan adalah kebutuhan harga diri untuk diakui keberadaannya. Kebutuhan aktualisasi yang dapat mengungkapkan kemampuan fisik, rohani maupun daya pikir untuk berperan dalam kehidupannya. Dan juga ada kebutuhan psikologi yang membutuhkan rasa nyaman terhadap lingkungan di sekitar. Tingkat pemenuhan kebutuhan lansia, tergantung pada diri orang lanjut usia, keluarga dan lingkungan. Jika kebutuhan tersebut tidak dapat terpenuhi maka akan timbul masalah-masalah yang dapat membuat kemandiriannya menurun.

Lanjut usia yang pergi ke tempat peribadatan, pergi ke pertemuan-pertemuan sesama lanjut usia, berekreasi, olahraga secara teratur, lebih puas kehidupannya dibandingkan lanjut usia yang tinggal mengurung diri di rumahnya. Lanjut usia yang memiliki jaringan sosial pertemanan dan keluarga yang luas juga merasa puas dengan hidupnya dibandingkan lanjut usia yang terisolasi secara sosial.

Lanjut usia yang berada dalam panti memiliki jadwal khusus dalam kegiatan keagamaan setiap seminggu sekali, karena lansia berpikir tidak ada yang dicari selain pahala, semua sudah diatur oleh Sang Pencipta, begitu pun sebaliknya dengan lansia yang berada di desa, mereka menjawab hal yang hampir sama, apa yang sudah terjadi, terjadilah. Hidup ini harus disyukuri dan semua sudah ada yang mengatur. Dari sini dapat dilihat bahwa tingkat spiritualitas para lansia ini cukup tinggi dengan cara mereka memandang hidup.

Lansia yang berada dalam panti juga, memiliki jadwal khusus seminggu sekali untuk berkumpul sekadar bernyanyi bersama, atau membuat kerajinan bersama. Jika terjadi perselisihan antara lansia dengan staf biasanya mereka melakukan terapi kelompok dan menyelesaikan masalah bersama dan mendengarkan segala keluhan. Selain itu juga, para lansia mengatakan bahwa hidup di panti segalanya terjamin, sehingga merasakan kenyamanan dan keamanan dalam diri mereka masing-masing.

Aktivitas yang hampir sama juga dapat dirasakan dengan lansia yang berada di desa-desa. Dapat dilihat bahwa sumber dari dukungan sosialnya yang berbeda. Lansia yang hidup di desa secara utuh melakukan aktivitas sehari-hari erat hubungannya dengan masyarakat dan keluarga masing-masing. Mereka mendapatkan dukungan sosialnya. Caranya berinteraksi dengan tetangga dan mendapatkan kebutuhan finansial dari keluarga.

Dapat dilihat bahwa di dalam panti maupun di desa-desa, tingkat sosial dan spiritualitas cukup baik. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sangat berharga bagi para lansia, sehingga dapat mempengaruhi tingkat ketentraman dan kebahagiaan mereka.

(*)

Penulis adalah Mahasiswa Semester 6 Prodi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Katolik De La Salle Manado

Advertisement

Trending