Lumentut: Umat Katolik Punya Andil dalam Pembangunan Manado
Connect with us

Advertorial

Lumentut: Umat Katolik Punya Andil dalam Pembangunan Manado

Published

on

KlikMANADO – Wali Kota Manado Vicky Lumentut menghadiri misa pembukaan Tahun Yubelium 150 tahun Gereja Katolik bertumbuh kembali di Keuskupan Manado, yang digelar di Kawasan Pohon Kasih Megamas Manado, Senin (30/4/2018) malam tadi.

 

Perayaan pembukaan Tahun Yubileum yang dipimpin Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu, didampingi Uskup Emiritus Mgr Joseph Suwatan itu dirangkaikan pula dengan penetapan Bulan Mei sebagai Bulan Maria dan Bulan Rosario.

 

Dalam firman Tuhan, Uskup Benedictus mengingatkan Umat Katolik tentang peran besar Bunda Maria sebagai ibu yang menyerahkan hidupnya untuk kemuliaan Tuhan.

 

(Foto: Humas Pemkot Manado)

 

“Itulah sebabnya mengapa kita mempersembahkan Bulan Mei yang dikhususkan sebagai Bulan Maria di Keuskupan Manado untuk mengingat kehidupan seorang perempuan yakni Bunda Maria,” ujar Uskup Benedictus.

 

Sementara, Wali Kota Vicky Lumentut dalam sambutannya mengatakan, selama ini Umat Katolik di Kota Manado telah ikut memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Manado.

 

“Terima kasih saya atas nama Pemerintah Kota Manado, kepada Umat Katolik di Kota Manado yang selama ini telah banyak memberikan kontribusi dan sumbangsihnya bagi pembangunan Kota Manado yang kita cintai ini,”ujarnya.

 

(Foto: Humas Pemkot Manado)

 

Dia menjelaskan, sumbangsih yang diberikan umat Katolik adalah telah menjaga Kota Manado dalam bingkai toleransi dan tetap hidup rukun di tengah berbagai perbedaan yang ada.

 

“Kota Manado telah ditetapkan sebagai kota Paling Toleran di Indonesia. Ini juga karena peranan umat beragama di Kota Manado yang sangat besar termasuk umat Katolik, yang hidup di tengah masyarakat yang majemuk dan berbeda suku, agama dan ras,” tegasnya.

 

(Foto: Humas Pemkot Manado)

 

Dia menambahkan, jelang event Akbar Manado Fiesta 2018 yang rencananya digelar pada 31 Agustus sampai 9 September nanti, Pemkot Manado juga berharap mendapat topangan doa dan dukungan umat Katolik, guna kelancaran serta kesuksesan hajatan tersebut.

 

“Kegiatan Manado Fiesta 2018 nanti, juga selain sebagai iven mendongkrak pariwisata di Sulawesi Utara khususnya Kota Manado. Juga yang tak kalah serunya, merupakan cermin Toleransi antar umat beragama di Manado yakni sebagai hajatan Wisata Religi. Karena sudah pasti mendapat dukungan semua agama termasuk Umat Katolik, seperti yang berhasil dilakukan Manado Fiesta 2017 tahun lalu,” ungkap Vicky.

 

(Foto: KlikNews)

 

Menariknya, liturgi misa diisi dengan musik, lagu dan tarian tradisional Minahasa seperti musik bambu dan tarian Maengket. Misa juga ditandai dengan perjamuan kudus mengenang pengorbanan Yesus Kristus.

 

Misa pembukaan Tahun Yubileum dihadiri ribuan umat Katolik dari paroki dan stasi se-Kevikepan Manado, yang diawali dengan devile salam Maria dari lapangan basket Megamas Manado.

 

Tampak hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara, Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone, Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Manado Pdt Renata Ticonuwu STh, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di jajaran Pemerintah Kota Manado.

 

(Sahril/Lipsus)

Advertisement

Trending