Kapolda Sulut Canangkan Desa Talawaan Wanua Sehat Sadar Miras
Connect with us

Minut

Kapolda Sulut Canangkan Desa Talawaan Wanua Sehat Sadar Miras

Published

on

Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs Nana Sudjana MM ikut meproduksi gula aren, menuangkan gula hasil yang dimasak dari air nira, disaksikan Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau SIK MSi.

KlikMINUT –  Guna meminimalisir tindak kriminalitas dan gangguan Kamtibmas, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut)  melalui Polres minut, melakukan terobosan inovatif pencanangan “Wanua Sehat Sadar Miras” di Desa Talawaan Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Kamis, (03/06/2021) di Kantor Desa.

Pencanangan “Wanua Sehat Sadar Miras” ini dilakukan oleh Kapolda Sulut Drs Nana Sudjana MM yang ditandai dengan membunyikan sirine dan pembukaan selubung papan nama “Wanua Sehat Sadar Miras”

Dalam pencanangan ini Polda Sulut melalui Polres Minut mengajak 36 orang petani pohon enau untuk memproduksi gula aren dan cap tikus yang nantinya akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer.

Kapolda dalam arahannya mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Polres Minut yang dipimpin oleh Kapolres Minut AKBP Grace Rahakbau SIK MSi, dimana petani diarahkan membuat gula aren yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan dan mengubah cap tikus menjadi hand sanitizer.

“Kampung itu harus sehat dan sadar miras, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas terobosan kreatif Plres Minut, selama ini saya memang memerintahkan untuk melakukan ide-ide yang baik yang bisa diterima masyarakat. Setiap minggu kami melakukan evaluasi terhadap perkembangan kasus di Sulut,” tukas Kapolda

Lanjut, dikatakan Kapolda, di Sulut bulan Januari sampai April 2021, dari 326 kasus penganiayaan, 180 merupakan akibat para pelaku ini mabok, hal ini membuat Polda Sulut memberikan atensi khusus terhadap peredaran miras. Demikian pula dengan kasus pembunuhan, mulai bulan Januari sampai April tahun yang sama, ada enam kasus pembunuhan, empat kasus diantaranya pelakunya juga mabok.

“Hal ini harus diambil langkah-langkah tegas untuk mengatasi kondisi ini, saya memerintahkan para Kapolres untuk meningkatkan operasi miras,” tegas Kapolda yang kehadirannya didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sulut.

Sementara itu, sebelumnya, dalam laporannya, Kapolres Minut AKBP Grace Krisna D Rahakbau SIK MSi mengatakan pencanangan “Wanua Sehat Sadar Miras” ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs Nana Sudjana MM di wilayah Kepolisian Sulut..

“Masyarakat Desa Talawaan ini sebagian besar adalah petani penghasil cap tikus terbesar di wilayah Kepolisian Minut, sehingga Polres Minut berusaha berkoordinasi dengan para petani cap tikus dan mengajak untuk tidak hanya menghasilkan cap tikus tetapi juga menghasilkan gula aren dan cap tikus sebagai bahan baku hand sanitizer,” jelas Kapolres Rahakbau.

Lebih jauh, dijelaskannya, ditetapkannya Desa Talawaan adalah atas perintah Bapak Kapolda mengingat penganiayaan yang terjadi diakibatkan karena miras cukup banyak.

“Di Minut, sejak januari sampai awal juni, dari 100 kasus penganiayaan, dan yang diakibat miras hanya 36 kasus. Dan di Desa Talawaan ini tidak terjadi kasus penganiayaan meski merupakan salah satu desa penghasil cap tikus terbesar,” terang Rahakbau.

Sedangkan, Bupati Minut Joune Ganda SE, yang diwakili oleh  Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu MA mengatakan gagasan dan program kerja cerdas dari Polres Minut dalam memanfaatkan pohon nira perlu ditopang oleh pemerintah kabupaten dan desa.

“Gagasan brilian pembuatan hand sanitizer ditengah pandemic covid 19 ini bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,” ungkap Kuhu mengutip Bupati Joune Ganda.

Usai arahan Kapolda, acara dilanjutkan dengan panen gula aren dan pembukaan selubung papan nama “Wanua Sehat Sadar Miras di halaman kantor desa bersama dengan Forkopimda Minut.

Hadir dalam acara pencanangan ini Kajari Minut Fanny Widyastuti SH MH, Dandim 1310 Bitung Letkol Inf. Benny Lesmana, Ketua Dewan Minut Denny Lolong S.Sos, Perwira Penghubung Kodim 1310 Bitung Mayor Inf. Jemmy Lotulung, Asisten 1 Pemkab Minut dr Jane Simons, Camat Talawaan Ruben Lengkong dan Camat Dimembe Ansye Dengah, para petani cap tikus, tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Talawaan. (Rubby Worek)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending