Ini Sejarah Lahirnya Kalender Hijriah
Connect with us

Humaniora

Ini Sejarah Munculnya Kalender Hijriah

Published

on

Kalender Hijriah

KlikMANADO – Kalender hijriah belum digunakan di masa Rasulullah SAW hingga khalifah pertama Abu Bakar Ash-Shiddiq. Sistem kalender ini pertama kali digunakan pada masa Umar bin Khattab.

 

Tentu saja, sebagian umat Islam pasti bertanya-tanya tentang sejarah sehingga kalender hijriah lahir. Berikut hasil penelusuran KlikNews dari berbagai sumber.

 

Berbagai sumber mengungkapkan, penggunaan kalender hijriah didasarkan atas pengalaman yang diperoleh Khalifah Umar.

 

Yaitu ketika Umar menerima surat balasan yang isinya mengkritik surat terdahulu, yang dikirim tanpa tahun.

 

Kritikan itu diterima Umar dengan melakukan musyawarah bersama para sahabat. Hasilnya, mereka berijma’ untuk menjadikan peristiwa hijrah nabi sebagai awal perhitungan tahun dalam Islam.

 

Adapun sistem kalender komariah, yaitu berdasarkan hitungan peredaran bulan sudah dikenal oleh bangsa Arab sejak lampau. Demikian pula dengan nama maupun jumlahnya.

 

Bahkan bulan Muharam sudah digunakan sebagai bulan pertama dan Zulhijjah sebagai bulan ke-12 sebelum masa kenabian.

 

Dengan demikian, yang jadi acuan untuk tahun pertama hanya tahun saat terjadi hijrah Nabi Muhammad SAW, bukan bulan peristiwa itu terjadi.

 

Menurut riwayat yang ada, Nabi Muhammad dan Abu Bakar hijrah ke Madinah pada bulan Sya’ban. Ada juga pendapat lain yang menyebutkan hijrah dilakukan bulan Rabiul Awal.

 

Lantas mengapa Umar dan sahabat memilih tahun peristiwa hijrah sebagai titik awal kalender hijriah? Mengapa bukan atas dasar tahun kelahiran Nabi SAW?

 

Sebab peristiwa hijrah menjadi momen penting bagi umat Islam yang secara resmi menjadi badan hukum yang berdaulat dan diakui keberadaannya secara hukum international.

 

Sejak peristiwa hijrah, umat Islam jadi mempunyai sistem undang-undang formal, pemerintahan resmi dan memiliki jati diri sebagai negara berdaulat.

 

Sejak itu hukum Islam ditegakkan. Kondisi itu terus berlangsung hingga umat Islam melewati masa-masa yang panjang setelah wafatnya beliau, masa khulafaurrasyidin, khilafah Bani Umayyah, Bani Abbasiyah dan masa khilafah Bani Utsmani.

 

Hingga akhirnya semua itu seakan berakhir pada abad 14 hijriyah, dengan ditandai tumbangnya khilafah Turki Utsmani pada tahun 1924 oleh Musthapa Kemal Ataturk.

 

(Tim)

Advertisement

Trending