James Tuuk Minta Kapolda dan Bawaslu Periksa Oknum Kadis Pertanian Bolmong
Connect with us

Hukrim

James Tuuk Minta Kapolda dan Bawaslu Periksa Oknum Kadis Pertanian Bolmong

Published

on

KlikSULUT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Sidang Paripurna dalam rangka penutupan masa sidang ketiga tahun 2018, sekaligus penyampaian kinerja alat kelengkapan DPRD, pembukaan masa sidang pertama tahun 2019, serta penyampaian laporan hasil reses ketiga, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Sulut, Rabu (16/1/2019) kemarin.

Menariknya, sidang paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw itu sempat diinterupsi anggota DPRD Sulut dari Dapil Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya James Tuuk.


Interupsi yang diajukan Tuuk itu untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Bolmong yang meminta pihak terkait melakukan pemeriksaan terhadap oknum Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Bolmong.


Permintaan warga itu, kata dia, karena adanya dugaan penyalahgunaan dana salah bantuan APBN, yang harusnya diserahkan pada rakyat. “Tetapi digunakan sebagai instrumen pemenangan partai tertentu,” bebernya.


Menurut dia, apa yang dilakukan oknum kadis itu sudah melanggar UU nomor 2 tahun 2014 tentang ASN khususnya pasal 2 dan pasal 6. “Kemudian PP 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik dari ASN itu sendiri. Selain itu beliau juga melanggar PP 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN, dan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” terangnya.


“Oleh sebab itu, saya memohon kepada bapak Kapolda Sulawesi Utara supaya dapat melakukan penyelidikan terkait Kadis Pertanian Bolaang Mongondow yang melakukan instrumen ini, yang bukan berdiri di atas Undang-Undang dan sumpah jabatan, tetapi menggunakan kewenangan itu untuk kepentingan partai tertentu,” pintanya.


“Yang kedua kepada Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara supaya segera memanggil yang bersangkutan untuk disidangkan. Karena data sudah saya siapkan. Saya harap aspirasi warga Bolmong ini bisa diseriusi,” pungkasnya.


(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending