Jalan Rusak Parah, Warga Desa Toyopon Dan Ranaan Baru Curhat di Medsos
Connect with us

Humaniora

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Toyopon Dan Ranaan Baru Curhat di Medsos

Published

on

KlikMINSEL – Saat Pemerintahan Jokowi sedang gencar-gencarnya membangun dan menata Indonesia dari ujung pedesaan dan perbatasan negara, ternyata masih ada saja desa yang kondisi jalannya sangat memprihatinkan dan terisolir.

 

Seperti yang terlihat di postingan warga Minahasa Desa Raanan Baru dan Toyopon Minahasa Selatan (Minsel). Warga di kedua desa tersebut harus berjuang ekstra keras untuk mencapai ibu kota Kabupaten Minsel, Amurang.

 

“Kondisinya sudah sangat parah, apalagi kalau hujan jalan menjadi berlumpur, “ungkap beberapa warga Raanan Baru dalam status di laman Facebook mereka.

 

Lanjut warga yang berada di dua desa tersebut, sehari-hari mereka harus melintasi dan menggunakan jalan yang dulu tak separah ini. Semenjak ruas Jalan Toyopon Keroit Raanan Baru dibuat, kondisinya justru menjadi lebih parah.

 

(Kondisi jalan saat musim hujan. Foto: Facebook)

 

“Dorang da kase tembus itu jalan baru yang sisa 500 meter, sangat disayangkan perbaikan jalan itu cuma beking ancor tu aspal sekitar 6 km yang belum sempat digunakan oleh masyarakat,” keluh warga.

 

Lanjut warga, jalan yang diperbaiki itu hanya jalan yang akan menuju Keroit. Sedangkan Jalan Toyopon-Raanan Baru belum tersentuh sama sekali. Padahal jalan itu adalah jalan utama menghubungkan dua desa tersebut ke pusat pemerintahan kecamatan.

 

Sementara itu, tokoh masyarakat Motoling Barat, Stenly Sengkey mengakui dan membenarkan apa yang dikeluhkan warga di dua desa tersebut.

 

“Apa yang dikeluhkan warga di halaman facebook mereka memang benar adanya dan kondisinya sangat memprihatinkan. Tapi sebenarnya ada jalan baru yang bisa dijadikan alternatif, yaitu Jalan Toyopon-Keroit-Raanan Baru walaupun memang agak sedikit jauh,” tutup Stenly Sengkey.

 

(Tim)

Advertisement

Trending