Jabatan Wakil Bupati Sangihe Tetap Kosong Hingga Masa Jabatan Berakhir
Connect with us

Sangihe

Jabatan Wakil Bupati Sangihe Tetap Kosong Hingga Masa Jabatan Berakhir

Published

on

Wakil Bupati Sangihe
Ferry Liando. (Sumber Foto: Istimewa)

KlikSULUT – Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong meninggal dunia, saat perjalanan dari Denpasar ke Manado di pesawat, pada Rabu (9/6/2021). Kabar tersebut membawa duka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Sangihe.

Meski demikian, pengisian kekosongan jabatan wakil bupati yang dikarenakan meninggal dunia mulai ramai dibahas di banyak kedai kopi.

Terkait hal itu, pengamat politik dan pemerintahan Ferry Liando angkat bicara. Ferry mengungkapkan, posisi wakil bupati tersebut tetap dinyatakan kosong sampai masa jabatan berakhir.

Ferry beralasan, jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sangihe tidak mencukupi usia 18 bulan. “Pasangan Pak Jabes Gaghana dan Pak Helmud dilantik pada 22 Mei 2017. Dengan demikian, akhir masa jabatan mereka berakhir pada 22 Mei 2022,” ujarnya, Rabu (9/6/2021).

Dia menjelaskan, dalam hal terjadi kekosongan wakil kepala daerah akibat meninggal maka untuk menganti jabatan itu tidak perlu dilakukan pemilihan secara langsung oleh masyarakat akan tetapi hanya dipilih oleh DPRD Kabupaten.

“Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2018 tentang penyusunan tata tertib DPRD, disebutkan bahwa tugas DPRD, salah satunya adalah memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam hal terjadi kekosongan jabatan,” jelasnya.

Menurut Pasal 176 ayat (2) UU 10/2016 tentang Pilkada, kata Ferry, partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan dua calon wakil bupati ke DPRD melalui bupati, untuk dipilih dalam rapat paripurna.

“Namun disebutkan, pemilihan pengganti oleh DPRD, dapat dilakukan jika jabatan wakil kepala daerah masih tersisa waktu di atas 18 bulan. Jika masa jabatan tidak lagi sampai 18 bulan maka jabatan itu akan dibiarkan kosong,” tegasnya.

Ferry juga menyatakan turut berbelasungkawa atas wafatnya Helmud Hontong yang merupakan wakil bupati.

Sekadar informasi, Helmud dikabarkan wafat saat berada di pesawat, ketika pulang dari Denpasar menuju Manado.

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending