Pascapencabutan Izin MMP, Warga Pulau Bangka Mengadu ke DPRD Sulut
Connect with us

Bitung

Pascapencabutan Izin MMP, Warga Pulau Bangka Mengadu ke DPRD Sulut

Published

on

KlikSULUT – Puluhan warga Pulau Bangka mendatangi Sekretariat DPRD Sulawesi Utara (Sulut), pada Senin (15/10/2018).

 

Kedatangan mereka untuk mengadukan nasib, pascadicabutnya izin operasional pertambangan PT Mikro Metal Perdana (MMP) di Pulau Bangka, Desa Ehe.

 

Mereka diterima anggota DPRD Sulut Edison Masengi, Stevanus Vreeke Runtu dan Billy Lombok, yang diketahui merupakan anggota Pansus Pertambangan dan Mineral.

 

Mereka mengaku bingung, karena sebelumnya pemerintah telah melakukan sosialisasi terkait akan beroperasinya PT MMP.

 

“Setelah kami setujui agar PT MMP beroperasi, dari situ kami sudah merasakan manfaatnya di mana kami banyak dibantu, seperti biaya pendidikan anak-anak kami,” kata warga setempat, Maria Antonie.

 

“Tapi sekarang anak-anak kami banyak yang berhenti kuliah karena tak ada biaya lagi, pengangguran di mana-mana. Dulu di sana banyak kios-kios kecil yang dibuka, karena banyaknya karyawan yang bekerja di PT MMP otomatis itu membuka pintu untuk kami membuka usaha, tapi sekarang semua banyak yang ditutup, bahkan air bersih pun kami susah untuk mendapatkannya, karena dulu kami banyak dibantu oleh PT MMP,” ketusnya.

 

“Kami datang ke sini menyuarakan suara hati kami, agar pemerintah lebih melihat masyarakat kecil. Jika bisa, katakan pada Presiden Jokowi agar memperhatikan nasib kami, kami sampaikan ini lewat bapak-bapak ini, karena tak mungkin kami yang bertemu langsung dengan pak Presiden,” tegasnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Stevanus Vreke Runtu yang biasa disapa SVR mengaku akan turun ke lapangan secara langsung untuk melihat kondisi yang ada.

 

“Dalam minggu ini kami akan turun ke lapangan, karena sudah lama kami mendengar tentang Pulau Bangka tapi belum pernah turun untuk melihat langsung kondisi yang ada,” kata legislator Sulut ini.

[irp posts=”9387″ name=”Soal Penambahan 2 Komisioner KPU Manado, Koalisi Masyarakat Sipil Kota Manado Ambil Sikap”]

Sementara itu, Edison Masengi sebagai anggota Pansus Pertambangan dan Mineral juga mengaku akan menyikapi aspirasi yang disampaikan masyarakat Pulau Bangka, khususnya Desa Ehe.

 

“Investasi pertambangan adalah investasi jangka panjang. Dengan dampak pencabutan izin usaha tersebut saya yakin akan mengganggu iklim investasi di Sulut. Untuk itu suara hati dari masyarakat ini akan kami perjuangkan,” kuncinya.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending