Ingin Tahu tentang Tramadol? Ini Penjelasannya
Connect with us

Headline

Ingin Tahu tentang Tramadol? Ini Penjelasannya

Published

on

Tramadol

KlikJAKARTA – Tramadol atau yang biasa dikenal dengan nama TRD merupakan analgesic kuat yang bekerja pada reseptor opiate. Obat ini akan mengikat secara stereospesifik pada reseptor dalam sistem syaraf pusat.

 

Hal inilah yang akan menghambat rasa nyeri berserta respon terhadap nyeri. Selain itu, obat tramadol menghambat pelepasan neurotransmitter dari saraf aferen yang sensitif terhadap rangsangan. Sehingga impuls dari nyeri akan terhambat.

 

Tramadol dan metabolitnya diekskresikan melalui urin dalam waktu 6,3 sampai 7,4 jam. Obat yang seharusnya digunakan pada penderita nyeri ini, kini banyak disalahgunakan. Tentu anda masih ingat dengan berbagai obat yang disalahgunakan, terutama oleh kaum remaja.

 

Misalnya lotion anti nyamuk yang dicampur dengan minuman sari buah, obat batuk dan flu, dan lain sebagainya. Kini tramadol yang menjadi sasaran oleh kaum remaja untuk digunakan demi kesenangan sesaat.

 

Untuk penggunaan obat tramadol sendiri dianjurkan dikonsumsi tidak lebih dari 400 mg setiap harinya. Sedangkan untuk pengguna usia 75 tahun ke atas dianjurkan untuk tidak meminumnya lebih dari 300 mg.

 

Obat tramadol ini sangat tidak dianjurkan untuk diberikan kepada anak di bawah umur 17 tahun, karena dapat membuat efek samping yang berbahaya. Salah satu efeknya adalah dapat menenangkan.

 

Efek inilah yang disalahgunakan oleh sebagian orang yang mayoritas merupakan remaja. Mereka mengkonsumsi tramadol tanpa resep dokter sehingga membuat efek fly pada yang mengkonsumsi. Hal ini tentu sangat berbahaya karena dapat menjadi racun bagi siapa saja yang mengkonsumsi dalam jangka waktu lama.

 

Obat tramadol memang tidak menimbulkan kecanduan. Namun hal inilah yang membahayakan. Karena pengguna meresa tidak ada efek samping kecanduan seperti obat-obatan terlarang pada umumnya. Jadi mereka akan berpikir untuk menggunakannya ketika butuh. Tanpa ada rasanya kecanduan itu sendiri.

 

Namun sangat disayangkan, sekarang banyak anak di usia 17 tahun yang mengkonsumsi obat ini. Padahal sudah jelas efek samping yang akan ditimbulkan sangat tinggi. Banyak kerusakan yang akan terjadi ketika mengkonsumsi obat ini dalam jangka waktu lama.

 

Misalnya pusing dan limbung, merasa lelah dan mengantuk, mual dan muntah bahkan muntah darah. Selain itu akan mengalami konstipasi atau sulit buang air kecil, mulut kering, perut terasa kembung, diare, kerusakan pada lambung. Serta menurunnya daya ingat, fungsi sosial dan intelektual akan terganggu, dan berbagai kerusakan saraf pusat lainnya.

 

Hal ini tentu sangat berbahaya bagi generasi anak muda Indonesia. Anda harus lebih teliti dan waspada melihat pergaulan dari anak, saudara dan orang-orang terdekat anda. Ikutkan mereka pada kegiatan yang positif sehingga energinya dapat tercurahan. Dan segera hubungi dokter bila anda menemukan sesuatu yang jangal dan mirip dengan efek obat tramadol. Sekian.

 

(Tim)

Advertisement

Trending