Industri Mikro Kecil di Tomohon Akan Terus Berkembang
Connect with us

Ekobis

Industri Mikro Kecil di Tomohon Akan Terus Berkembang

Published

on

Industri Mikro

KlikTOMOHON – Industri Mikro Kecil di Kota Tomohon akan terus tumbuh berkembang. Sehingga nantinya bisa memberikan andil sangat besar dalam mewujudkan perkonomian yang tangguh, maju dan berciri kerakyatan di kota ini.

 

Hal ini disampaikan Wali Kota Tomohon Jimmy Eman, saat membuka Fasilitasi Kerja Sama Kemitraan Industri Mikro Kecil dan Menengah dengan Swasta, yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon, di Rogs Cafe & Resto Tomohon, Senin (16/4/2018).

 

Statement tersebut bukan tanpa dasar. Kata dia, berbagai ragam produk industri mikro kecil mampu mengisi wilayah pasar yang luas dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.

 

Makanya, lanjut dia, Pemerintah Kota Tomohon telah menerapkan kebijakan-kebijakan dalam rangka pengembangan industri mikro kecil yang berdaya saing.

 

Dia menambahkan, Fasilitasi Kerja Sama Kemitraan Industri Mikro Kecil dan Menengah dengan Swasta bisa memberikan peluang kepada industri kecil dan menengah (IKM) di Kota Tomohon untuk membangun kemitraan dengan dunia usaha.

 

“Khususnya sektor swasta dalam melakukan pemasaran produk IKM, lebih khusus peran ritel dan toko modern dalam membangun kemitraan dengan UMKM,” ujarnya.

 

“Kegiatan ini sangat penting memberikan akses dan tempat bagi produk lokal Kota Tomohon untuk dipasarkan di berbagai toko modern berskala nasional, akhir kata bahwa kegiatan ini juga selain memfasilitasi pemasaran peroduk IKM dan UMKM Kota Tomohon melalui toko modern juga memfasilitasi IKM dan UMKM dalam memperoleh pengetahuan dan pemehaman dalam prosedur pengajuan kredit permodalan melalui pihak perbankan serta permasalahan keamanan pangan bagi produk IKM pangan,” jelasnya.

 

Dia menambahkan, industri kecil dan menengah (IKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Hal tersebut terlihat dari jumlah unit usaha yang berjumlah 3,4 juta unit dan lebih 90% dari unit usaha industri nasional. Peran tersebut juga tercermin dari penyerapan tenaga kerja IKM yang menyerap lebih dari 9,7 juta orang,” tandasnya.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai narasumber yakni Kepala Seksi Bina Usaha, Sarana, Standarisasi dan Promosi IKM Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Frangky Legi, Kepala Seksi Pengawasan Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Arnold Kindangen, turut hadir Asisten Perekonomian Sekretaris Daerah Kota Tomohon Max Mentu, Kepala Bapelitdangda Kota Tomohon Ervins Liuw, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Daerag Kota Tomohon Ruddy Lengkong, serta para peserta kegiatan.

 

(Klara Sambow)

Advertisement

Trending