Hujan Masih Akan Guyur Manado Tiga Hari ke Depan
Connect with us

Humaniora

Hujan Masih Akan Guyur Manado Tiga Hari ke Depan

Published

on

Hujan

KlikMANADO – Hujan disertai angin kencang diprakirakan masih akan terjadi di wilayah Sulawesi Utara hingga dua atau tiga hari ke depan.

 

“Kondisi cuaca seperti ini diprakirakan masih akan terjadi hingga dua – tiga hari ke depan,” kata Kepala Seksi Observasi Dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky Daniel Aror, Rabu (7/2/2018).

 

Ricky mengatakan, kondisi cuaca saat ini dipengaruhi kondisi atmosfer di wilayah Filipina hingga Sulawesi Utara yang sedang labil.

 

“Hal ini dipengaruhi adanya tekanan udara rendah di sekitar Filipina dan Kepulauan Talaud serta pertemuan massa udara dari arah barat, sehingga memicu pertumbuhan awan di Wilayah Indonesia Tengah termasuk Sulawesi Utara,” jelasnya.

 

Jika terus mengalami perkembangan kecepatan angin, lanjut dia, maka sistem tekanan udara rendah di sekitar Filipina dapat berkembang menjadi badai tropis.

 

“Biasanya wilayah Sulut terkena dampak tidak langsung dari badai tersebut seperti angin kencang, hujan dan gelombang tinggi. Saat ini memang daerah tekanan rendah tersebut belum berstatus sebagai badai tropis,” terangnya.

 

Untuk prakiraan tinggi gelombang, BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini. Tinggi gelombang yang diperkirakan mencapai 1,25 – 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Utara Sulut, Laut Sulawesi, Perairan Bitung-Manado, Perairan Kepulauan Sangihe dan Talaud.

 

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan yang bisa terjadi seperti banjir. Waspada juga daerah rawan longsor karena saat ini kondisi tanah cenderung jenuh sehingga berpotensi longsor,” imbaunya.

 

“Namun kami akan terus memantau dan menginformasikan jika ada perkembangan lebih lanjut,” tandasnya.

 

Sebagaimana pantauan KlikNews, hujan yang disertai angin kencang terus terjadi di wilayah Sulawesi Utara, sejak sekira seminggu lalu. Terpantau pada Rabu (7/2/2018) hari ini di Kecamatan Malalayang, ombak terlihat cukup tinggi.

 

(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending