Hasil Hearing Komisi II DPRD Sulut dan Direksi Bank SulutGo Tadi Siang? Ini Jawaban Cindy Wurangian
Connect with us

Ekobis

Hasil Hearing Komisi II DPRD Sulut dan Direksi Bank SulutGo Tadi Siang? Ini Jawaban Cindy Wurangian

Published

on

KlikSULUT – Hearing yang digelar Komisi II DPRD Sulut bersama direksi Bank SulutGo, di Ruang Rapat Komisi II pada Senin (28/1/2019) siang, berlangsung lumayan lama. Tercatat, rapat dimulai pukul 13.00 Wita hingga 15.30 Wita. Lantas bagaimana hasilnya?

Ketua Komisi II Pricylia Cindy Wurangian mengungkapkan, hearing yang dilaksanakan tertutup itu sudah cukup memberikan titik terang bagi pihak Komisi II maupun direksi Bank SulutGo.


Hanya saja, Cindy yang didampingi anggota komisi Raski Mokodompit enggan membeberkan detail titik terang yang dimaksudnya. Alasannya pun sederhana, yaitu karena hearing digelar tertutup.


“Karena tadi rapatnya secara tertutup, maka kami tak mungkin mengatakan semua hasilnya pada media. Intinya sudah ada titik terang yang akan dilakukan oleh Bank SulutGo,” ujarnya saat konferensi pers, usai hearing.


Meski demikian, Cindy menjelaskan bahwa Bank SulutGo adalah bank daerah, sehingga pemegang sahamnya adalah seluruh masyarakat yang ada di 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara,  dan Gorontalo.


“Oleh karena itu, menanggapi pemberitaan miring tentang Bank SulutGo, DPRD Komisi II menginisiasi untuk mengadakan pertemuan dengan pihak terkait lainnya, seperti OJK, dan Bank BNI, untuk menanyakan isu miring yang telah tersebar,” ungkapnya.


“Kalau berita-berita itu memang benar dan berlanjut terus, itu nantinya akan ada masalah sama-sama yang tidak kita inginkan. Jadi dari hasil tadi yang kami bicarakan kalau boleh saya katakan sebenarnya hanya dari misskomunikasi dan untuk hasil pembicaraan tadi ada titik terang,” tegasnya.


“Tentunya tidak dalam sekejap, tetapi ada titik terang dan komunikasi sudah terjalin dengan baik. OJK juga sudah menjelaskan dengan sangat jelas, tapi memang mohon maaf, itulah kalau rapat tertutup kami tidak bisa buka semuanya, kami berusaha transparan tapi kami tidak bisa ‘telanjang'”, jelasnya.


Dia menambahkan, topik pemberitaan yang dimaksud adalah topik yang sangat sensitif. “Tentunya kita semua tidak menginginkan adanya persepsi yang berbeda-beda sehingga bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak kita inginkan, terhadap keberlangsungan Bank SulutGo ini,” sambungnya.


“Karena itu hasil rapat tak bisa kita buka semuanya. Intinya hanya miss  komunikasi dan sudah ada titik terang,” pungkasnya.


(Rifa Datunugu)

Advertisement

Trending