Jadi Tersangka, Ini Rincian Harta Kekayaan Rita Widyasari
Connect with us

Headline

Jadi Tersangka, Ini Rincian Harta Kekayaan Rita Widyasari

Published

on

Rita Widyasari

KlikJAKARTA – Pascapenetapan tersangka Rita Widyasari, Bupati Kutai Kartanegara, oleh KPK, Selasa (26/9/2017) kemarin, cukup membuat heboh masyarakat.

 

Hal itu membuat orang-orang ingin mencari tahu jumlah harta kekayaan Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur sejak pertama kali menjabat Bupati Kutai Kartanegara pada tahun 2010 lalu.

 

KlikNews pun mencoba menelusuri harta kekayaan putri mantan Bupati Syaukani Hasan Rais ini, lewat acch. kpk.go.id. Berikut hasil penelusurannya.

 

Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan Rita pada 23 Juni 2011, harta kekayaan Rita saat itu senilai Rp25.850.447.979 dan USD 138.412.

 

Total harta kekayaan itu, terbagi atas harta bergerak dan harta tak bergerak. Khusus harta tak bergeraknya senilai Rp12,050 miliar.

 

Pada LHKPN itu diketahui, Rita memiliki bangunan seluas 120 meter persegi di Jakarta senilai Rp1,7 miliar.

 

Adapun total harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin lainnya yang dimiliki Rita senilai Rp1,437 miliar.

 

Sejumlah kendaraan mahal yang sebelumnya dimiliki, dilaporkan tidak ada lagi pada tahun 2011 itu. Seperti mobil bermerek Ford Escape, Ford Ranger, BMW 520 I. Adapun harta bergerak lainnya senilai Rp5,660 miliar.

 

Sedangkan LHKPN yang dimasukkan pada (29/6/2015), harta kekayaan Rita meningkat pesat. Harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin lainnya yang pada tahun 2011 senilai Rp1,437 miliar menjadi Rp2,837 miliar.

 

Dalam LHKPN itu juga diketahui, dia memiliki mobil bermerek BMW tahun pembuatan 2009 senilai Rp600 juta, dan mobil merek VW Caravelle tahun pembuatan 2012 seharga Rp800 juta.

 

Selain itu, dia juga memiliki kebun kelapa sawit seluas 200 ha seharga Rp9,5 miliar dan tambang batu bara seluas 2.649 ha dengan nilai Rp200 miliar.

 

Sehingga, pada saat itu total harta kekayaan Rita menjadi Rp236.750.447.979 dan USD 138.412, atau naik sebesar Rp210 miliar.

 

Selasa (26/9/2017) kemarin, KPK kembali beraksi. Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari ditetapkan KPK sebagai tersangka pada kasus dugaan gratifikasi.

 

Status hukum Rita Widyasari itu diakui Wakil Ketua KPK Laode Syarif. Dia mengungkapkan, penetapan itu bukan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), melainkan pengembangan penyelidikan.

 

“Ibu Rita Widyasari itu ditetapkan sebagai tersangka betul, tapi bukan OTT (operasi tangkap tangan),” ujar Laode.

 

(Tim)

Advertisement

Trending