Hari Ayah Nasional ? Ini Sejarahnya
Connect with us

Humaniora

Hari Ayah Nasional ? Ini Sejarahnya

Published

on

Hari Ayah Nasional

KlikMANADO – Bukan hanya Hari Kesehatan Nasional, pada 12 November 2017 ini, masyarakat juga merayakan Hari Ayah Nasional. Memang tidak sepopuler Hari Ibu, namun perayaannya justru memiliki sejarah yang perlu diketahui.

 

Ternyata, Hari Ayah di Indonesia diprakarsai oleh sebuah komunitas lintas agama pada tahun 2006 silam. Bahkan diketahui, pemrakarsa Hari Ayah Nasional ternyata merupakan kaum ibu yang berkumpul dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).

 

Mereka mendeklarasikan Hari Ayah pada 12 November 2006 di Pendapi Gede Balaikota Solo, Jawa Tengah. Sebagaimana dikutip dari laman Sumenep.go.id, deklarasi digelar secara bersamaan oleh beberapa anggota PPIP lainnya di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur.

 

Ketua PPIP kala itu, Gress Raja mengungkapkan, Hari Ayah lahir karena kesadaran bahwa figur ayah sebagai bagian dari keluarga memegang peran sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga. Dengan kata lain, ayah dan ibu adalah sebuah kesatuan.

 

Usai deklarasi, piagam deklarasi Hari Ayah bersama buku ‘Kenangan Buat Ayah’ dikirimkan ke mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di 4 penjuru Indonesia. Yakni Sabang, Merauke, Sangihe Talaud, dan Pulau Rote.

 

Sementara di negara lain, Hari Ayah dirayakan dalam waktu yang berbeda. Di Serbia, momen ini dirayakan setiap 6 Januari. Lalu di Korea Selatan diperingati setiap 8 Mei. Sementara rakyat Amerika Serikat, Jepang, dan India merayakannya setiap pekan ketiga di Bulan Juni.

 

Hari Ayah pertama kali muncul di Amerika Serikat. Kemunculannya berawal saat Sonoro Louise Smart Dodd atau yang menetap di Kota Spokane lokasi di Washington, Amerika Serikat selesai menghadiri perayaan Hari Ibu yang digelar di salah satu gereja di sana, pada tahun 1909.

 

Dia pun berpikir “Mengapa didunia ini tidak ada Hari Ayah?”. Dodd, sapaan akrabnya, lalu menuliskan sebuah surat untuk wali kota dan pemerintah daerah, yang berisi usulan agar diadakan perayaan Hari Ayah.

 

Dengan usaha dan perjuangan keras Dodd, wali kota Spokane dan Gubernur Washington secara terbuka menyatakan setuju tentang ajuan usulan perayaan Hari Ayah tersebut.

 

Tepat pada Juni 1910, di Washington, Amerika Serikat, perayaan Hari Ayah yang pertama di Dunia. Pada tahun 1924, Presiden Amerika Serikat saat itu Calvin Coolidge mendukung penuh usulan menjadikan Hari Ayah dirayakan secara nasional.

 

Lalu pada tahun 1966, Presiden Lyndon Johnson mengumumkan ditetapkannya hari minggu ketiga Bulan Juni sebagai Hari Ayah Nasional.

 

(Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending