Hadiri Penyuluhan PTSL, Dondokambey: Masih Banyak Warga Minahasa yang Belum Miliki Surat Tanah
Connect with us

Humaniora

Hadiri Penyuluhan PTSL, Dondokambey: Masih Banyak Warga Minahasa yang Belum Miliki Surat Tanah

Published

on

KlikMINAHASA – Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey menghadiri penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, sekaligus melakukan pencanangan tanda batas di Desa Sawangan Kecamatan Tombulu, Senin (28/1/2019).

Dalam sambutannya, Robby Dondokambey mengatakan bahwa pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) adalah satu program strategis pemerintah yang dilaksanakan secara berkesinambungan dan teratur, meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam suatu wilayah, baik desa maupun kelurahan.


Lanjut dikatakan Robby, Pemkab Minahasa sangat mendukung program PTSL tersebut, karena sesuai dengan surat keputusan bersama tiga Menteri tentang PTSL. “Dimana memerintahkan kepada pemerintah kabupaten untuk ikut mempercepat proses PTSL ini,” ujarnya.


“Di sisi lain juga masih banyak masyarakat Kabupaten Minahasa yang belum memiliki surat tanah, sehingga terkadang hal tersebut memicu masalah yang berujung pada konflik hukum,” terangnya.


Dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, kata dia, dalam bentuk sosialisasi PTSL, dan Gerakan Pemasangan Tanda Batas untuk membantu Kantor Pertanahan Minahasa dalam mengumpulkan data masyarakat yang ikut program tersebut.


“Sedangkan untuk data tersebut langsung diserahkan kepada Kantor Pertanahan Minahasa untuk diproses sertifikasinya. Saya optimis program yang penting dan baik ini, akan membawa dampak positif dalam kehidupan masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa, yang pada muaranya akan meningkatkan kesejahteraan serta Minahasa yang semakin hebat ke depannya,” pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Pertahanan Kabupaten Minahasa Ramlin Sinurat, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa pendaftaran tanah merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah secara terus menerus, berkesinambungan dan teratur, yang meliputi pengumpulan, pengolahan, pembukuan, dan penyajian, serta pemeliharaan data fisik dan data yuridis, dalam bentuk peta dan daftar mengenai bidang-bidang tanah dan satuan.


“Pendaftaran tanah sistematik ini merupakan pendaftaran yang pertama kali yang dilakukan secara serentak, dengan meliputi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia, dalam satu wilayah desa kelurahan atau nama lainnya, yang setingkat dengan itu, yang meliputi pengumpulan data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa objek pendaftaran tanah untuk keperluan pendaftarannya,” jelasnya.


Sedangkan untuk sertifikat, jelas dia, adalah surat tanda bukti hak sebagaimana dimaksud dalam pasal 19 ayat 3 huruf c Undang-Undang nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria untuk hak atas tanah, hak pengelolaan, tanah wakat, yang masing-masing sudah dibukukan dalam buku tanah yang yang bersangkutan.


“PTSL bertujuan untuk percapatan pelaksanaan pendaftaran tanah sistematis lengkap dalam pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah rakyat secara pasti agar bisa mencegah sengketa dan konflik pertahanan,” tandasnya.


Adapun penetapan lokasi PTSL di Kabupaten Minahasa tahun 2019 berdasarkan surat keputusan Kepala Kantor Pertanahan Minahasa yaitu:

  1. Desa Rerewokan kec. Tondano Barat target PBT: 500, SHT: 300
  2. Desa Wewelen Kec.Tondano Barat target PBT: 500, SHT : 300
  3. Desa Sawangan Kec. Tombulu target PBT: 700, SHT: 700
  4. Desa Warembungan Kec. Pineleng target PBT: 700, SHT: 700
  5. Desa Teep Kec. Langowan Timur target PBT: 500, SHT: 500
  6. Desa Ranowangko Kec. Tondano Timur target PBT: 600, SHT: 500

Pelaksanaan kegiatan tersebut juga ditandai dengan pemasangan tapal batas yang dilakukan oleh Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, dan turut dihadiri Kajari Minahasa Rakhmat Budiman Taufani, Wakapolres Minahasa Kompol Alkat Karouw, Danramil Tondano Pelda Jhonny Bura, Camat Tombulu Sony Saina, Hukum Tua Desa Sawangan Like Kapoh.


(Raynold Loing)

Advertisement

Trending