H-4 Pendaftaran Ditutup, Baru 3 Parpol Mendaftar ke KPU Manado
Connect with us

Humaniora

H-4 Pendaftaran Ditutup, Baru 3 Parpol Mendaftar ke KPU Manado

Published

on

Faktual

KlikMANADO – Meski waktu pendaftaran parpol peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal menyisakan empat hari lagi (H-4), Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado masih sepi dari parpol pendaftar.

 

Buktinya, berdasarkan data yang dihimpun KlikNews hingga Kamis (12/10/2017) pukul 15.08 Wita, baru tiga parpol yang mendaftarkan diri ke KPU Manado, yaitu Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

 

Itu pun, kata Komisioner KPU Manado Amrain Razak, berkas yang dimasukkan tiga parpol tersebut belum lengkap, sehingga dikembalikan. “Masih dikembalikan karena tidak sinkron dengan data SIPOL,” ujarnya, Kamis (12/10/2012).

 

Dia mengungkapkan, tiga parpol itu masih kekurangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai. “Jumlah anggota pengurusnya juga masih kurang. Kami tunggu hasil perbaikannya sampai pukul 24.00 Wita pada 16 Oktober nanti,” terangnya.

 

Senada dikatakan Komisioner Romy Poli. Dia menambahkan, dokumen persyaratan pendaftaran yang wajib diserahkan kepada KPU Kabupaten dan Kota ada jenis.

 

“Daftar nama dan alamat anggota partai politik dalam wilayah kabupaten kota dengan menggunakan formulir lampiran 2-Model-F2-Parpol yang dibuat dalam bentuk softcopy melalui Sipol dan hardcopy,” jelasnya.

 

“Salinan bukti kartu tanda anggota partai politik dan kartu tanda penduduk elektronik atau Surat Keterangan, paling sedikit 1.000 atau 1/1.000 dari jumlah penduduk pada kabupaten dan atau kota dalam bentuk hardcopy yang disusun secara berurutan sesuai dengan daftar nama anggota parpol untuk setiap kelurahan atau sebutan lain dalam satu kecamatan,” ungkapnya.

 

Dia pun berharap, parpol bisa mendaftar lebih awal agar masih bisa memanfaatkan waktu untuk melakukan perbaikan. “Kalau mendaftar di akhir waktu, tanggal 16 Oktober, parpol bisa repot. Apalagi kalau berkasnya belum lengkap,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending