Ini Cara Gubernur Sulut Olly Percepat Pembangunan Pariwisata
Connect with us

Humaniora

Ini Cara Gubernur Sulut Olly Percepat Pembangunan Pariwisata

Published

on

Gubernur Sulut Olly

KlikMANADO – Pembangunan sektor pariwisata di Sulawesi Utara (Sulut) semakin melaju. Ini sebagai buah dari kebijakan dan strategi Pemerintah Provinsi Sulut yang didukung pemerintah kabupaten dan kota serta pemangku kepentingan lainnya.

 

Hal itu disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, beberapa waktu lalu. “Telah terjadi peningkatan kualitas dan jumlah infrastruktur penunjang seperti bandara, perhotelan, jalur transportasi, sarana prasarana lokasi wisata, juga promosi dan memacu aliran investasi yang masuk serta peningkatan kualitas dan kuantitas destinasi wisata baik lokasi wisata maupun iven-iven pariwisata,” katanya.

 

Di samping itu, Olly menegaskan kebijakan di sektor pariwisata juga telah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut, setelah dibukanya konektivitas dari dan keluar negeri lewat penerbangan langsung ke Manado dari sejumlah kota besar di Tiongkok.

 

“Berbagai strategi ini telah memberikan hasil yang sangat menggembirakan. Sejak periode Juli 2016 hingga Agustus 2017 ini, total wisatawan mancanegara yang masuk ke Sulut mencapai 99.824 wisatawan atau melonjak drastis jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada tahun 2015 yakni sebanyak 27.059 orang wisatawan,” ungkap Olly.

 

Diketahui, strategi pembangunan pariwisata di Sulut bakal semakin optimal karena didukung upaya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Likupang, dengan pengembangan Bandara Sam Ratulangi dan kawasan Bunaken, yang nantinya akan menjadi pusat jaring laba-laba bagi sistem pembangunan pariwisata Sulut.

 

Lebih jauh, Olly menyatakan harapan agar agenda rembuk daerah dapat memperkuat pariwisata sebagai prime mover bagi pembangunan sektor lainnya, sekaligus dapat mengidentifikasi setiap hambatan pembangunan pariwisata.

 

“Kita juga harus merumuskan aturan-aturan yang mendukung sektor pariwisata, strategi penyediaan sumber daya manusia pariwisata, branding yang tepat bagi daerah dan berbagai hal lainya yang dapat mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah maupun nasional,” imbuhnya.

 

(Jak)

Advertisement

Trending