Connect with us

Humaniora

Golkar Sulut Dukung Industri Perfilman Indonesia. Ini Buktinya

Published

on

Noreng

KlikSULUT – DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) menggelar nonton bareng (Noreng) film Habibie & Ainun 3, di Bioskop XXI Mantos 3, Rabu (31/3/2021).

Terpantau, noreng tersebut diikuti para kader dan pengurus DPD I Partai Golkar Sulut, Ketua DPD II Partai Golkar Tomohon, Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Tenggara, serta sejumlah sesepuh partai.

Menurut Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulut James Arthur Kojongian, kegiatan kali adalah bentuk dukungan partai terhadap industri perfilman tanah air.

“Kegiatan ini diinisiasi DPP Partai Golkar dengan Ketum Pak Airlangga Hartarto agar bagaimana sikap kader dan masyarakat bisa menggairahkan kembali industri perfilman Indonesia yang saat ini sedang terpuruk,” ujar JAK, sapaan akrabnya, usai Noreng.

Ini, lanjut dia, juga merupakan upaya untuk mengembalikan laju roda perekonomian pada industri perfilman tanah air. “Kegiatan ini dilaksanakan di 34 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” katanya.

Dia menambahkan, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan simpatisan dan kader. “Acara santai seperti ini penting dan sekali-sekali kita lepas dulu pembicaraan politik,” terangnya.

“Apalagi film yang ditonton adalah film yang mengisahkan sosok Almarhum BJ Habibie yang adalah tokoh dan sesepuh Partai Golkar,” sambungnya.

Senada disampaikan Sekretaris Umum DPD I Partai Golkar Sulut Raski Mokodompit. Menurut dia, ini adalah salah satu bentuk upaya Partai Golkar untuk mengajak masyarakat kembali meramaikan bioskop, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Mari kita ramaikan lagi bioskop dan tentu saja menonton film tanah air, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Jaga jarak, mencuci tangan dan lainnya,” ungkapnya.

(Sahril Kadir)

Humaniora

Awal Ramadan, BTM Masjid Raya Ahmad Yani Vaksinasi Jamaah

Published

on

BTM Masjid Raya Ahmad Yani
Ketua BTM Masjid Raya Ahmad Yani Hi M Yusuf Otoluwa saat divaksin. (Sumber Foto: KlikNews)

KlikSULUT – Berpuasa pada bulan Ramadan tidak lantas menurunkan antusiasme untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Antusiasme itu juga yang membuat BTM (Badan Takmirul Masjid) Masjid Raya Ahmad Yani Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), bersama Dinas Kesehatan Kota Manado melakukan vaksinasi terhadap para jamaah, pada Jumat (16/4/2021).

Menurut Ketua BTM Masjid Raya Ahmad Yani Hi M Yusuf Otoluwa, kegiatan vaksinasi tersebut sebenarnya sudah cukup lama direncanakan. “Baru terealisasi sekarang ini dan akan dilihat dulu reaksinya,” ujar Otoluwa.

“Bisa saja setelah hari pertama ini, akan makin banyak yang mau mendaftarkan diri untuk divaksin,” sambungnya.

Kata dia, vaksinasi merupakan kegiatan yang harus dilakukan dan di-support secara penuh, khususnya oleh ormas keagamaan. “Bahkan kita dari ormas Islam harus malu karena dari ormas keagamaan lain justru sudah semakin banyak menggelar vaksinasi,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan bahwa awalnya rencana kegiatan ini mendapat sejumlah pro kontra. Apalagi dilaksanakan pada saat bulan Ramadan.

“Awalnya ada yang mempertanyakan kenapa dilakukan saat bulan Ramadan, siang lagi. Kenapa tidak malam. Tapi setelah memperhatikan syariat, didapati bahwa vaksinasi bisa dilakukan,” sambungnya.

Dia menambahkan, Masjid Raya Ahmad Yani tidak memiliki jamaah tetap seperti masjid lainnya. “Jamaah kita banyak yang datang dari perkantoran, dan lainnya,” jelasnya.

Makanya, lanjut dia, pihaknya menargetkan memvaksin 150 orang jamaah. Hingga berita ini diturunkan, sudah ada 84 orang yang terdaftar dan siap divaksin.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Humaniora

Berkhidmat, PKS Manado Bagi-Bagi Sembako

Published

on

Semarak Ramadan
Pengurus DPD PKS Kota Manado menyerahkan bantuan sembako kepada warga melalui DPC PKS Kecamatan Sario, pada Selasa (13/4/2021) kemarin.

KlikMANADO – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado terus berkhidmat kepada masyarakat. Bukti terbarunya, partai berbasis umat Islam ini membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, tepat saat hari pertama Bulan Ramadan, pada Selasa (13/4/2021) kemarin.

Menurut Ketua DPD PKS Kota Manado Abu Hasan Syafii, pembagian bantuan sembako bagi masyarakat, khususnya umat Islam itu, merupakan salah satu wujud kepedulian PKS terhadap kondisi bangsa maupun daerah, dan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

“Kita tahu bersama bahwa sampai saat ini pandemi Covid-19 tak kunjung berakhir dan telah berdampak besar terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Apalagi ini sedang dalam suasana Bulan Ramadan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, kata Hasan, bantuan sembako disalurkan dulu kepada para pengurus DPC se-Kota Manado. “Kita tak bisa pungkiri juga bahwa para kader partai juga banyak yang terkena imbas atas pandemi ini,” katanya.

Dia menambahkan, penyaluran sembako saat Bulan Ramadan ini bukan yang pertama dilakukan PKS Kota Manado. “Pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan seperti ini sudah dillakukan, meski saat itu kita tak berada pada masa pandemi,” terangnya.

“Semoga bantuan sembako ini bisa mengurangi beban hidup yang sedang dialami saat ini,” pungkasnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Humaniora

Peduli Bencana NTT, KKSS Mapanget Lakukan Aksi Kemanusiaan

Published

on

KKSS Mapanget
Penyerahan donasi kepada perwakilan ACT. (Sumber Foto: Istimewa)

KlikMANADO – BPC KKSS Mapanget tak henti-hentinya melakukan aksi sosial. Yang terbaru organisasi paguyuban tingkat kecamatan di bawah pimpinan Herianto ini menggelar aksi kemanusian Peduli Bencana NTT.

Sebagaimana diungkapkan Ketua BPC KKSS Mapanget Herianto, aksi kemanusiaan kali adalah bentuk kepedulian dan solidaritas atas bencana banjir bandang disertai tanah longsor yang terjadi NTT beberapa waktu lalu.

Aksi yang dikoordinir oleh Rukmini D As’ad selaku Ketua Departemen Sosial dan Tanggap Bencana BPC KKSS Mapanget, kata Herianto, tidak dilakukan dalam bentuk turun ke jalan.

“Jadi kita fokus bantuan dari para pengurus dan warga KKSS Mapanget saja, melalui open donasi selama tiga hari. Minggu (11/4/2021) tadi adalah hari terakhir aksi,” bebernya.

Dia menjelaskan, pengumpulan donasi sengaja dilakukan tanpa turun ke jalan karena melihat situasi dan kondisi yang ada. “Kami lihat sudah banyak elemen masyarakat yang turun ke jalan untuk mengumpulkan bantuan,” katanya.

Lanjut dia, bantuan yang telah berhasil dikumpul senilai Rp4,5 juta dan akan disalurkan melalui jalur organisasi KKSS yang ada di NTT dan organisasi kemanusiaan ACT (Aksi Cepat Tanggap).

“Jadi ada dua jalur yang kami gunakan untuk penyaluran, yakni KKSS di NTT dan ACT,” ungkapnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending