Connect with us

Humaniora

Gempa Majene Rusak Dua Rumah Warga di Mamuju

Published

on

https://www.kliknews.net/wp-content/uploads/IMG-20210114-WA0039.jpg
Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa Majene. (Sumber Foto: BNPB)

KlikJAKARTA – Sebanyak dua rumah warga di Mamuju mengalami kerusakan saat gempa Majene berkekuatan M5,9 pada Kamis siang (14/1/2021), pukul 13.35 WIB.

Saat ini beberapa BPBD masih melakukan pendataan terkait dampak gempa tersebut. Laporan sementara lainnya menyebutkan, 1 unit barak Sabhara Polda Sulawesi Barat mengalami kerusakan.

Di samping itu, 1 orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menginformasikan bahwa warganya merasakan guncangan kuat.

Warga merasakan gempa kuat selama kurang lebih 3 detik. Masyarakat panik dan keluar rumah. Setelah gempa terjadi, BPBD Kabupaten Majene melakukan koordinasi dengan perangkat kecamatan dan desa terkait dampak dari gempa.

Sedangkan BPBD Kabupaten Mamuju menginformasikan warganya merasakan guncangan kuat 3 hingga 4 detik. Masyarakat juga panik dan keluar rumah. Tim Reaksi Cepat BPBD setempat masih melakukan pendataan dampak gempa.

Hal serupa juga diinformasikan BPBD Kabupaten Poliwali Mandar. Gempa dirasakan kuat oleh masyarakat sekitar 3 detik. Masyarakat panik dan keluar rumah untuk menghindari dampak buruk gempa.

Gempa dengan kedalaman 10 km ini tidak memicu terjadinya tsunami.

Melihat analisis peta guncangan BMKG dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M5,9 memicu kekuatan guncangan IV MMI di Mamuju, III – IV MMI di Majene, Mamuju Utara, Majuju Tengah, III MMI di Toraja, Mamasa, II – III MMI di Pinrang, Pare-pare, Wajo, Polewali Mandar, Tanah Grogot, II MMI di Balikpapan.

Skala Mercalli tersebut merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa. Deskripsi BMKG pada skala IV MMI menunjukkan pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik serta dinding berbunyi.

Skala III MMI menunjukkan adanya getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Sedangkan II MMI, ini menunjukkan adanya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Raditya Jati mengungkapkan, BNPB melakukan koordinasi dengan beberapa BPBD untuk memonitor kondisi pascagempa.

(Sahril Kadir)

Humaniora

Mubes ke-2 IKA STAIN-IAIN Manado Dibuka, 5 Alumni Resmi Bertarung

Published

on

KlikSULUT – Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 Ikatan Alumni (IKA) STAIN-IAIN Manado resmi dibuka, pada Jumat (5/3/2021).

Sebagaimana pantauan KlikNews, Mubes kali ini dilakukan secara virtual, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Muzdalifah Dachrud, di Aula IAIN Manado.

Dalam kesempatan itu, Muzdalifah Dachrud mengungkapkan bahwa IAIN Manado berharap IKA STAIN-IAIN Manado bisa mengumpulkan data para alumni.

“Karena kalau mau dikumpulkan, alumni STAIN-IAIN Manado sangat banyak dan sebenarnya banyak yang telah sukses dan tersebar di berbagai daerah. Dibuatkan database sehingga bisa saling mengenal,” terangnya.

Dia juga berharap, program yang ditelurkan dalam Mubes kali ini bisa disinergikan dengan program IAIN Manado.

Sementara itu, Ketua OC Mardan Umar mengungkapkan bahwa Mubes kali ini dilaksanakan sesuai dengan hasil rapat koordinasi IKA STAIN-IAIN Manado periode 2016-2020.

Sekadar informasi, terdapat lima calon yang akan bertarung menjadi Ketua IKA STAIN-IAIN Manado periode 2021-2026. Mereka adalah Syamsudin Antuli, Arifin Djakani, Feybi Ismail, Kalo Tahirun, dan Mardan Umar.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Humaniora

Gencar Lakukan Aksi Sosial, KKSS Mapanget Inginkan Hal Ini

Published

on

Ketua KKSS Mapanget Herianto. (Sumber Foto: Facebook)

KlikMANADO – Pasca Musyawarah Cabang (Muscab) yang berhasil memilih Herianto sebagai ketua, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Mapanget makin menunjukkan eksistensinya.

Berdasarkan pantauan KlikNews, KKSS Mapanget di bawah kepemimpinan Herianto gencar melakukan aksi sosial.

Setelah menggalang bantuan untuk korban kebakaran Pasar Paniki, organisasi paguyuban tingkat kecamatan ini menggelar donor darah massal disertai service motor, di Rain’s Cafe, pada Sabtu (27/2/2021).

Informasinya, aksi sosial seperti ini tidak akan berhenti sampai di situ. Rencananya, paguyuban ini akan melaksanakan kegiatan bazar murah dalam waktu dekat ini.

Terkait intensnya menggelar aksi sosial, Ketua KKSS Mapanget Herianto mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan sosial yang akan dan telah dilaksanakan murni berasal dari aspirasi warga asal Sulawesi Selatan yang berdomisili di Kecamatan Mapanget.

Selain itu dia menegaskan, kegiatan-kegiatan tersebut merupakan aksi sosial yang sama sekali tidak bermuatan politik.

“Warga KKSS Mapanget berkeinginan menjadikan organisasi ini benar-benar sebagai wadah untuk bersilaturahmi dan saling membantu. Tidak hanya untuk internal saja tapi juga bisa dirasakan banyak orang (warga Mapanget khususnya),” terangnya.

(Sahril Kadir)

Continue Reading

Humaniora

Lagi, KKSS Mapanget Beraksi dengan Donor Darah Massal dan Service Motor

Published

on

Suasana donor darah. (Sumber Foto: KlikNews)

KlikMANADO – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Mapanget terus beraksi.

Setelah menggelar aksi sosial berupa penyaluran bantuan bagi warga korban kebakaran beberapa waktu lalu, kini Pengurus BPC KKSS yang belum lama terbentuk ini kembali melakukan kegiatan sosial serupa.

BPC yang dipimpin Herianto ini menggelar donor darah massal dan service motor, di halaman Rain’s Cafe, Kairagi, Sabtu (27/2/2021).

Suasana service motor. (Sumber Foto: KlikNews)

Kegiatan ini terlaksana setelah bekerja sama dengan RSUP Prof Kandouw dan PT Daya Adicipta Wisesa.

Menurut Ketua BPC KKSS Mapanget Herianto, donor darah massal ini sebenarnya sudah menjadi kegiatan rutin warga KKSS Mapanget. “Namun untuk kali ini memang kegiatannya dirancang dalam waktu yang cukup cepat,” ujarnya.

Dia juga berterima kasih atas dukungan dari sponsor, yakni RSUP Prof Kandouw dan PT Daya Adicipta Wisesa, sehingga kegiatan ini bisa berjalan sukses.

Sementara itu, terpantau kegiatan sosial ini antusias diikuti warga, bukan hanya warga KKSS tapi juga oleh warga setempat.

(Sahril Kadir)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending