Gempa Guncang Donggala dan Palu, Warga Berhamburan
Connect with us

Humaniora

Gempa Guncang Donggala dan Palu, Warga Berhamburan

Published

on

BMKG

KlikSULTENG – Wilayah Kabupaten Donggala dan Kota Palu diguncang gempa berkekuatan 5,0 SR, Sabtu (25/11/2017) pada pukul 17.14 Wita. Dilaporkan, gempa tersebut membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

 

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi termasuk kategori gempa bumi tektonik, dengan episenter berlokasi di darat, pada jarak 3 km arah timur laut Kota Pakuli, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.

 

“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan dirasakan di daerah Palu dan Parigi dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI), Donggala II SIG (III MMI),” Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono.

 

“Gempa bumi ini jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar yang diduga merupakan aktivitas Sesar Palukoro,” tuturnya.

 

Dia menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa dipicu penyesaran dengan mekanisme oblique normal. “Yaitu penyesaran dengan kombinasi pergerakan mendatar dan turun,” terangnya.

 

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, gempa tersebut membuat banyak warga di Kota Palu lari berhamburan keluar rumah karena ingin menyelamatkan diri.

 

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa bumi. Hingga pukul 16.35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

 

“Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Donggala dan Kota Palu diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Advertisement

Trending