Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta,YSC Dilaporkan PT Kawanua Puspa Buana
Connect with us

Daerah

Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta,YSC Dilaporkan PT Kawanua Puspa Buana

Published

on

KlikTOMOHON – Manager PT Kawanua Puspa Buana Sabar Sutrisno (45), harus melaporkan karyawatinya sendiri atas dugaan kasus penggelapan, YSC, yang merupakan admin marketing. Dia diduga telah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp350 juta.

 

Menurut Sabar, pihak perusahaan terpaksa harus melaporkan YSC karena mencurigai kinerja terlapor antara bulan Januari hingga Agustus 2017. “Ada yang tidak beres di laporan keuangan perusahaan,” tegas Sabar.

 

“Karena data yang ada di kasir tidak sesuai. Untuk itu perusahaan menyelidiki siapa karyawan ataupun karyawati yang dalam kurun Bulan Januari hingga Agustus 2017 melakukan transaksi di luar sepengetahuan perusahaan. Akhirnya pihak perusahaan merasa curiga dengan kinerja yang bersangkutan, karena dalam kurun waktu tersebut, barang yang keluar melalui dia tidak sesuai dengan data,” ucapnya.

 

Lanjut pria asal Kediri ini, seharusnya uang hasil penagihan barang diterima oleh kasir dan bukan terlapor. “Dalam aturan perusahaan sudah jelas tertera bahwa segala pengurusan uang masuk maupun keluar harus sepengetahuan kasir perusahaan,” terangnya.

 

Ditambahkan sang manager, dalam kurun waktu Januari hingga Agustus, uang hasil penagihan tidak pernah diserahkan oleh terlapor kepada kasir sepeserpun.

 

“tidak ada niat baik dari YSC untuk menyerahkan uang perusahaan yang sudah diambilnya. Diduga uang tersebut digunakan secara pribadi oleh terlapor. Karena sesuai data yang ada di perusahaan kami, ada sebesar Rp350 juta yang digelapkan YSC,” pungkasnya.

 

Sementara itu Kapolres Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi melalui Kasubag Humas Ipda Johny Kreysen membenarkan adanya laporan tentang dugaan penggelapan uang perusahaan.

 

“Memang benar bahwa ada laporan dugaan penggelapan yang dilaporkan oleh PT Kawanua Puspa Buana yang berada di Kelurahan Paslaten Satu Lingkungan VI,” terang Ipda Johny Kreysen.

 

Lanjut Ipda Johnny Kreysen, laporan sudah diteruskan kepada Satuan Reskrim Polres Tomohon dan akan segera ditindaklanjuti.

 

“Laporan sudah diserahkan ke unit reskrim Polres Tomohon, dan nantinya penyidik akan segera memanggil terlapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.

 

(Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending