Bungkam Myanmar 7-1, Garuda Nusantara Layak Juara
Connect with us

Internasional

Bungkam Myanmar 7-1, Garuda Nusantara Layak Juara

Published

on

Garuda Nusantara

KlikJAKARTA – Garuda Nusantara, julukan Timnas Indonesia U-18 berhasil menundukkan perlawanan Timnas Myanmar U-18 dengan skor mencolok 7-1, pada pertandingan perebutan juara III AFF U-18 Championship 2017, di Thuwunna Stadium Myanmar, Minggu (17/9/2017).

 

Gol yang dicetak M Rafli pada menit 14 dan 59, Witan di menit 27, Egy pada menit 35 dan 85, serta Saghara di menit 72 dan masa injury time babak kedua, hanya bisa dibalas Myanmar lewat gol Pyae Sone Naing pada akhir babak kedua.

 

Kemenangan tersebut mengantarkan Timnas Indonesia U-18 merebut juara III AFF U-18 Championship 2017. Meski tak berhasil memboyong Piala AFF U-18, masyarakat Indonesia terpantau tetap bangga dengan capaian timnas.

 

Bahkan, beberapa diantaranya mengungkapkan bahwa Garuda Nusantara sebenarnya layak menjadi juara pada kejuaraan antar negara ASEAN itu.

 

Sementara itu, Myanmar sendiri, pada pertandingan itu, bukan tanpa perlawanan. Timnas Myanmar acapkali membahayakan pertahanan Garuda. Namun hanya bisa menyarangkan satu gol ke gawang yang dikawal Aqil.

 

Jalannya Pertandingan

 

Indonesia sudah unggul pada menit 14 melalui Muhammad Rafli Mursalim, setelah menerima umpan silang dari Egy Maulana Vikri.

 

Tim besutan Indra Sjafri menambah keunggulan di menit 27. Berawal dari umpan jauh yang diberikan Asnawi Mangkualam Bahar, Witan Sulaeman melepaskan tendangan mendatar yang membuat kiper Myanmar terkecol. Skor 2-0.

 

Indonesia menutup babak pertama dengan unggul tiga gol setelah tandukan Egy Maulana Vikri memaksimalkan umpan lambung Witan Sulaeman tak mampu dihalau kiper Myanmar.

 

Di babak kedua, Egy benar-benar menjadi bintang lapangan pertandingan. Gol kedua Rafli di menit 59 merupakan hasil kreasi Egy.

 

Setelah gol keempat ini, Myanmar bermain sangat kasar. Pelanggaran keras yang membuat pemain Indonesia terkapar sering dilakukan.

 

Pelanggaran itu pun membuat Rafli menderita cedera dan digantikan Hanis Saghara Putra. Beruntung, Saghara mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan mencetak gol kelima Indonesia pada menit 72.

 

Garuda Nusantara terus membombardir pertahanan Myanmar. Egy kembali mencetak gol keenam di laga ini.

 

Myanmar akhirnya mampu mencetak satu gol saat memasuki masa Injury time, lewat tendangan dari luar kotak penalti Pyae Sone Naing yang tak mampu dihalau Muchamad Aqil.

 

Gol itu pun Gol langsung direspons skuat Garuda Nusantara, lewat gol penutup pertandingan yang dilesakkan Saghara, dan membuat skor akhir menjadi 7-1.

 

Susunan Pemain

Myanmar: Htet Wai Yan Soe (PG); Si Thu Moe Khant, Soe Moe Kyaw, Than Htike Zin, Lwin Moe Aung, Win Naing Tun, Naing Ko Ko, Aung Wunna Soe, Pyae Phyo Maung (Kyaw Phyoe Wai 75′), Htet Phyoue Wai, Pyae Sone Naing.

Pelatih: Rabah Beniarbi

 

Indonesia: Muchamad Aqil Savik (PG); Julyano Pratama Nono, Samuel Christianson, Nurhidayat Haji Haris (Kadek Raditya Maheswara 41′), Muhamad Luthi Kamal, Witan Sulaeman, Muhammad Rafli Mursalim (Hanis Saghara Putra 63′), Egy Maulana Vikri, Muhammad Rifad Marasabessy, Irsan Rahman Lestaluhu (Muhammad Iqbal 57′), Asnawi Mangkualam Bahar.

Pelatih: Indra Sjafri

 

(Ayi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Advertisement

Trending